Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Keluarga Berperan Penting dalam Mencegah Obesitas

Basuki Eka Purnama
15/11/2025 11:38
Keluarga Berperan Penting dalam Mencegah Obesitas
Ilustrasi(Freepik)

DOKTER spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes dr Dicky Tahapary, Sp.PD-KEMD, PhD menekankan pentingnya peran keluarga dalam upaya untuk mencegah obesitas, yang dapat memicu munculnya penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan stroke.

Dicky menyampaikan bahwa penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes membutuhkan peran serta seluruh anggota keluarga.

"Sebenarnya pola hidup untuk pasien obesitas itu kan pola hidup sehat. Makanya kita selalu bilang kalau ada pasien diabetes di keluarga, ya sekeluarga harus berubah," katanya.

Ketua Klaster Metabolic Disorder, Cardiovascular, and Aging Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa gaya hidup sehat akan susah diterapkan kalau lingkungan keluarga tidak mendukung.

Gaya hidup sehat yang dimaksud mencakup pengaturan konsumsi makanan.

"Pola makan sehat ini sebenarnya kadang-kadang persepsi pasien juga beda ya, (ada yang bilang) 'sehat tuh enggak makan nasi, dianggap sehat. Padahal gantinya makan mie, terus makan gorengan, kan sama aja," jelasnya.

Dalam menerapkan pola makan yang sehat, Dicky menyarankan penggunaan pedoman Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan.

"Nasinya dikurangin, sayurnya ditambah, ada buah, protein juga. Dan proses makanan olahannya, tepung-tepungan dikurangin," kata Ketua Bidang Organisasi Himpunan Studi Obesitas Indonesia (Hisobi) itu.

Menurut pedoman Isi Piringku, setiap kali makan, setengah bagian piring diisi dengan sayur dan buah dan setengah lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk pauk.

Pedoman Isi Piringku juga mencakup anjuran untuk minum delapan gelas air setiap hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, dan mencuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum dan setelah makan.

Dicky mengatakan bahwa pola makan yang tidak sehat dapat memicu obesitas pada anak, yang selanjutnya bisa meningkatkan risiko anak mengalami diabetes tipe dua.

"Diabetes pada anak itu kalau zaman dulu sebagian besar, kebanyakan, karena genetik, atau diabetes tipe 1. Cuma sekarang dengan makin banyaknya obesitas pada anak-anak itu diabetes tipe 2 juga naik," katanya.

Ia menambahkan, riwayat diabetes pada orangtua juga berpengaruh pada risiko anak terkena diabetes.

"Kalau salah satu orangtuanya diabetes, resiko anaknya diabetes tiga kali lipat lebih tinggi," pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik