Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes dr Dicky Tahapary, Sp.PD-KEMD, PhD menekankan pentingnya peran keluarga dalam upaya untuk mencegah obesitas, yang dapat memicu munculnya penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan stroke.
Dicky menyampaikan bahwa penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes membutuhkan peran serta seluruh anggota keluarga.
"Sebenarnya pola hidup untuk pasien obesitas itu kan pola hidup sehat. Makanya kita selalu bilang kalau ada pasien diabetes di keluarga, ya sekeluarga harus berubah," katanya.
Ketua Klaster Metabolic Disorder, Cardiovascular, and Aging Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa gaya hidup sehat akan susah diterapkan kalau lingkungan keluarga tidak mendukung.
Gaya hidup sehat yang dimaksud mencakup pengaturan konsumsi makanan.
"Pola makan sehat ini sebenarnya kadang-kadang persepsi pasien juga beda ya, (ada yang bilang) 'sehat tuh enggak makan nasi, dianggap sehat. Padahal gantinya makan mie, terus makan gorengan, kan sama aja," jelasnya.
Dalam menerapkan pola makan yang sehat, Dicky menyarankan penggunaan pedoman Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan.
"Nasinya dikurangin, sayurnya ditambah, ada buah, protein juga. Dan proses makanan olahannya, tepung-tepungan dikurangin," kata Ketua Bidang Organisasi Himpunan Studi Obesitas Indonesia (Hisobi) itu.
Menurut pedoman Isi Piringku, setiap kali makan, setengah bagian piring diisi dengan sayur dan buah dan setengah lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk pauk.
Pedoman Isi Piringku juga mencakup anjuran untuk minum delapan gelas air setiap hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, dan mencuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum dan setelah makan.
Dicky mengatakan bahwa pola makan yang tidak sehat dapat memicu obesitas pada anak, yang selanjutnya bisa meningkatkan risiko anak mengalami diabetes tipe dua.
"Diabetes pada anak itu kalau zaman dulu sebagian besar, kebanyakan, karena genetik, atau diabetes tipe 1. Cuma sekarang dengan makin banyaknya obesitas pada anak-anak itu diabetes tipe 2 juga naik," katanya.
Ia menambahkan, riwayat diabetes pada orangtua juga berpengaruh pada risiko anak terkena diabetes.
"Kalau salah satu orangtuanya diabetes, resiko anaknya diabetes tiga kali lipat lebih tinggi," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Riset terbaru University of Bristol mengungkap makanan tanpa proses (unprocessed) membantu tubuh mengatur porsi makan secara alami dan mencegah obesitas.
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Studi terbaru mengungkap tingkat obesitas di AS melonjak drastis hingga 70% setelah standar pengukuran baru yang menggabungkan BMI dengan lingkar pinggang diterapkan.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved