Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA Ramadan tidak hanya membawa manfaat spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan lansia, selama dijalankan dengan memperhatikan kondisi fisik dan anjuran medis. Para ahli kesehatan menyebut puasa yang dilakukan secara tepat justru dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, fungsi metabolisme, hingga kesehatan mental pada usia lanjut.
Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, mulai dari penurunan metabolisme hingga meningkatnya risiko penyakit kronis. Dalam kondisi tersebut, puasa dinilai dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu tubuh beradaptasi dan bekerja lebih efisien.
Puasa Membantu Mengontrol Penyakit Kronis
Dokter menyebutkan, puasa dapat membantu mengontrol kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah pada lansia, terutama bagi mereka yang menderita diabetes tipe 2, hipertensi, atau gangguan jantung ringan yang terkontrol. Pola makan teratur saat sahur dan berbuka juga membantu mengurangi kebiasaan makan berlebihan.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Berat Badan
Puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, yang pada lansia sering kali mengalami penurunan fungsi. Dengan asupan makanan yang lebih terkontrol, puasa dapat membantu mencegah gangguan pencernaan seperti kembung dan sembelit, serta menjaga berat badan tetap ideal.
Asupan serat, protein, dan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka menjadi kunci agar puasa tetap aman bagi lansia.
Puasa dan Kesehatan Mental Lansia
Selain fisik, puasa juga berdampak positif pada kesehatan mental lansia. Aktivitas ibadah selama Ramadan membantu mengurangi stres, menenangkan pikiran, serta meningkatkan rasa syukur dan kebahagiaan. Rutinitas spiritual dinilai mampu menurunkan risiko depresi dan rasa kesepian yang kerap dialami lansia.
Keterlibatan dalam aktivitas keluarga saat sahur dan berbuka juga memperkuat ikatan sosial, yang penting bagi kesehatan psikologis di usia lanjut.
Tips Aman Puasa bagi Lansia
Agar puasa berjalan aman dan memberi manfaat maksimal, lansia disarankan:
Puasa bagi lansia tidak dimaknai sebagai kewajiban yang memberatkan, melainkan sebagai ibadah yang dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh.
Dengan persiapan dan pendampingan yang tepat, puasa Ramadan dapat menjadi sarana menjaga kesehatan, ketenangan batin, dan kualitas hidup lansia secara menyeluruh. (Cah/P-3)
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
Penggunaan benda sederhana di rumah, seperti botol air mineral, sudah bisa memberikan dampak signifikan bagi mereka yang sudah berumur.
DUKUNGAN untuk lansia menjadi hal yang penting untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup mereka, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Dinas Sosial DKI Jakarta sangat mengapresiasi kegiatan ini demi meningkatkan kualitas hidup lansia.
Keberhasilan terapi kanker lansia bukan hanya angka kesembuhan, tapi kualitas hidup. Simak penjelasan dr. Daniel Rizky soal frailty index dan nutrisi.
Penelitian terbaru ungkap suhu kamar ideal bagi lansia adalah 24°C. Suhu yang lebih panas memaksa jantung bekerja ekstra dan menghambat pemulihan tubuh.
Studi terbaru USC mengungkap polusi panas tak hanya mengancam nyawa, tapi merusak sel. Lansia di area panas menua lebih cepat secara biologis.
Studi global mengungkap ketidakcocokan hasil tes kreatinin dan sistatin C bisa menjadi sinyal bahaya gagal ginjal hingga kematian.
Mulai dari jaringan lemak bayi hingga perubahan ukuran sepatu saat dewasa, inilah panduan lengkap transformasi kaki manusia dari masa ke masa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved