Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Manfaat Puasa bagi Lansia: Menjaga Kesehatan Fisik, Mental, hingga Kualitas Hidup

Cahya Mulyana
03/2/2026 22:40
Manfaat Puasa bagi Lansia: Menjaga Kesehatan Fisik, Mental, hingga Kualitas Hidup
grafis manfaat berpuasa.(MI)

PUASA Ramadan tidak hanya membawa manfaat spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan lansia, selama dijalankan dengan memperhatikan kondisi fisik dan anjuran medis. Para ahli kesehatan menyebut puasa yang dilakukan secara tepat justru dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, fungsi metabolisme, hingga kesehatan mental pada usia lanjut.

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, mulai dari penurunan metabolisme hingga meningkatnya risiko penyakit kronis. Dalam kondisi tersebut, puasa dinilai dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu tubuh beradaptasi dan bekerja lebih efisien.

Puasa Membantu Mengontrol Penyakit Kronis

Dokter menyebutkan, puasa dapat membantu mengontrol kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah pada lansia, terutama bagi mereka yang menderita diabetes tipe 2, hipertensi, atau gangguan jantung ringan yang terkontrol. Pola makan teratur saat sahur dan berbuka juga membantu mengurangi kebiasaan makan berlebihan.

Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.

Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Berat Badan

Puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, yang pada lansia sering kali mengalami penurunan fungsi. Dengan asupan makanan yang lebih terkontrol, puasa dapat membantu mencegah gangguan pencernaan seperti kembung dan sembelit, serta menjaga berat badan tetap ideal.

Asupan serat, protein, dan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka menjadi kunci agar puasa tetap aman bagi lansia.

Puasa dan Kesehatan Mental Lansia

Selain fisik, puasa juga berdampak positif pada kesehatan mental lansia. Aktivitas ibadah selama Ramadan membantu mengurangi stres, menenangkan pikiran, serta meningkatkan rasa syukur dan kebahagiaan. Rutinitas spiritual dinilai mampu menurunkan risiko depresi dan rasa kesepian yang kerap dialami lansia.

Keterlibatan dalam aktivitas keluarga saat sahur dan berbuka juga memperkuat ikatan sosial, yang penting bagi kesehatan psikologis di usia lanjut.

Tips Aman Puasa bagi Lansia

Agar puasa berjalan aman dan memberi manfaat maksimal, lansia disarankan:

  • Tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh tidak memungkinkan
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka
  • Mencukupi kebutuhan cairan di luar waktu puasa
  • Menghindari aktivitas fisik berat di siang hari
  • Berkonsultasi dengan tenaga medis bila memiliki penyakit tertentu

Puasa bagi lansia tidak dimaknai sebagai kewajiban yang memberatkan, melainkan sebagai ibadah yang dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh.

Dengan persiapan dan pendampingan yang tepat, puasa Ramadan dapat menjadi sarana menjaga kesehatan, ketenangan batin, dan kualitas hidup lansia secara menyeluruh. (Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya