Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA alam tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis yang mendalam bagi penyintas. Anna Aulia, M.Psi., Psikolog, seorang psikolog klinis sekaligus relawan Tim Cadangan Kesehatan (TCK) Aceh Tamiang dari Kementerian Kesehatan RI, menekankan bahwa anak-anak dan lansia merupakan kelompok yang paling rentan mengalami trauma pascabencana.
Menurut Anna, identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
"Anak tidak selalu bisa bilang dia takut atau sedih. Biasanya terlihat dari perilaku, misalnya jadi tantrum, mudah marah, atau menangis terus," ujar Anna, dikutip Rabu (25/2).
Ia memperingatkan bahwa trauma yang tidak tertangani dengan serius dapat berdampak jangka panjang, mulai dari penurunan konsentrasi, terganggunya proses belajar, hingga hambatan dalam tumbuh kembang emosional anak.
Sementara itu, lansia memiliki tantangan psikologis yang berbeda. Anna menilai pendekatan kepada kelompok usia ini cenderung lebih sulit, terutama bagi mereka yang terisolasi atau terpisah dari keluarganya saat bencana terjadi.
"Lansia biasanya lebih lama untuk didekati. Mereka memikirkan kehilangan, jauh dari anak dan keluarga," jelasnya.
Meski orang dewasa memiliki kemampuan lebih baik dalam mengungkapkan emosi, mereka tetap memiliki potensi mengalami trauma berat, terutama jika mengalami kehilangan anggota keluarga, rumah, maupun pekerjaan.
Dalam praktiknya di Aceh Tamiang, Anna dan tim melakukan penyaringan awal untuk mengidentifikasi penyintas dengan indikasi trauma berat.
Mereka yang terindikasi akan mendapatkan pendampingan khusus berupa trauma healing, sementara layanan psikososial diberikan secara luas untuk membangun kembali rasa aman serta memperkuat koneksi sosial masyarakat.
Anna menegaskan bahwa meskipun intervensi tenaga profesional sangat diperlukan, dukungan dari orang-orang terdekat tetap menjadi kunci utama pemulihan.
"Relawan hanya fasilitator. Yang paling berperan adalah lingkungan terdekatnya," tegasnya.
Pengerahan relawan TCK di Aceh merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan RI untuk memperkuat layanan kesehatan pascabencana banjir.
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh layanan kesehatan, termasuk dukungan kesehatan mental bagi masyarakat yang terdampak, dapat terus berjalan secara optimal di lapangan.
Dengan pendekatan yang komprehensif, mulai dari deteksi dini hingga penguatan dukungan sosial, diharapkan pemulihan trauma dapat berjalan lebih efektif sehingga para penyintas dapat kembali membangun kehidupan mereka dengan rasa aman dan stabil. (Ant/Z-1)
Penguatan pelayanan kesehatan primer, terutama Puskesmas dan Posyandu, harus menjadi prioritas dalam strategi nasional penanganan kesehatan mental anak.
Keluhan kesehatan mental yang muncul cukup beragam, mulai dari gangguan tidur, rasa cemas berlebihan, jantung berdebar, hingga sesak napas.
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026 menemukan indikasi masalah kesehatan jiwa pada hampir 10 persen anak di Indonesia.
Peneliti berhasil memodifikasi senyawa psilosin dari jamur ajaib untuk mengobati depresi tanpa efek samping "fly".
Penggunaan AI sebagai sarana terapi mengungkap fenomena "gunung es" kekerasan seksual ritual di Inggris. Pakar kepolisian mulai gelar pelatihan khusus.
Lebih lanjut, dimulai sejak tanggal 27 Maret 2026, X menyatakan akan melaksanakan rencana aksinya untuk melakukan identifikasi.
Kanker ginjal pada anak, terutama jenis Tumor Wilms (nefroblastoma), umumnya tidak dapat dicegah.
Anak-anak diajak menyelami nilai-nilai penting seperti sikap saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia lewat dongeng.
Kebersamaan bisa dilakukan oleh ayah maupun ibu, tergantung siapa yang memiliki kesempatan.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
IDAI rilis panduan mudik aman bersama anak. Simak tips imunisasi, protokol kesehatan, perlengkapan wajib, hingga aturan car seat sesuai usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved