Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Puasa bagi Anak-Anak: Kapan Boleh Mulai dan Apa Manfaatnya bagi Kesehatan serta Mental

Cahya Mulyana
03/2/2026 22:36
Puasa bagi Anak-Anak: Kapan Boleh Mulai dan Apa Manfaatnya bagi Kesehatan serta Mental
ilustrasi(MI)

PUASA Ramadan bukan hanya ibadah bagi orang dewasa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan anak-anak Muslim. Meski belum diwajibkan, puasa bagi anak-anak dinilai memiliki banyak manfaat, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun pembentukan karakter, asalkan dilakukan sesuai usia dan kemampuan.

Para ahli menyebutkan, anak-anak umumnya mulai dikenalkan puasa secara bertahap sejak usia 6–7 tahun, dengan durasi yang disesuaikan. Misalnya, puasa setengah hari atau puasa hingga waktu Zuhur atau Ashar. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membiasakan anak tanpa memaksakan kondisi fisiknya.

Puasa Anak-Anak dan Manfaat Kesehatan

Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan. Anak juga belajar memilih makanan sehat saat sahur dan berbuka.

Selain itu, puasa melatih sistem pencernaan untuk bekerja lebih teratur. Dengan catatan, kebutuhan nutrisi anak tetap harus terpenuhi melalui makanan bergizi seimbang, cukup cairan, serta waktu istirahat yang memadai.

Namun, dokter mengingatkan bahwa anak dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti berat badan kurang, anemia, atau penyakit kronis, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum berpuasa.

Melatih Mental dan Karakter Anak

Puasa bagi anak-anak juga berperan besar dalam membentuk karakter positif, seperti disiplin, kesabaran, empati, dan pengendalian diri. Anak belajar menahan lapar, haus, serta emosi, sekaligus memahami makna berbagi dengan sesama.

Psikolog anak menilai bahwa puasa dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri, terutama ketika anak berhasil menyelesaikan puasanya. Pujian dan apresiasi dari orang tua sangat dianjurkan agar anak merasa dihargai.

Tips Aman Mengajarkan Puasa pada Anak

Agar puasa anak berjalan aman dan menyenangkan, orang tua disarankan untuk:

  • Tidak memaksa anak berpuasa penuh
  • Menyediakan menu sahur dan berbuka yang bergizi
  • Menghindari aktivitas fisik berlebihan di siang hari
  • Memberi contoh dan pendampingan secara konsisten

Puasa seharusnya dikenalkan sebagai ibadah yang menyenangkan dan bermakna, bukan sebagai beban.

Dengan pendekatan yang tepat, puasa Ramadan dapat menjadi momen berharga untuk menanamkan nilai agama, kesehatan, dan karakter positif pada anak-anak sejak dini. (Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya