Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Apakah Ubi Jalar Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Abi Rama
24/12/2025 11:05
Apakah Ubi Jalar Aman untuk Penderita Diabetes? Ini Faktanya
Ilustrasi(freepik)

UBI jalar sering dianggap sebagai makanan yang manis dan tinggi karbohidrat, sehingga kerap dihindari penderita diabetes. Namun, para ahli gizi menilai ubi jalar tetap dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes, selama dikonsumsi dalam porsi yang tepat dan dengan cara pengolahan yang sesuai.

Kunci utamanya terletak pada indeks glikemik, kandungan serat, jenis ubi jalar, serta metode memasak yang digunakan. Melansir dari laman Very Well Health, berikut ulasan pengaruh dan manfaat yang terkandung dalam ubi jalar bagi penderita diabetes. 

Pengaruh Ubi Jalar terhadap Gula Darah

Ubi jalar mengandung karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun, tidak semua karbohidrat berefek sama. Ubi jalar memiliki kandungan serat yang membantu memperlambat penyerapan glukosa, sehingga lonjakan gula darah bisa lebih terkendali.

Nilai indeks glikemik (IG) ubi jalar dapat berubah tergantung cara pengolahannya:

  • Direbus: cenderung memiliki IG lebih rendah dibanding dipanggang atau digoreng.
  • Dimakan dengan kulit: mempertahankan serat tambahan yang membantu menstabilkan gula darah.
  • Dikombinasikan dengan lemak sehat (misalnya minyak zaitun), dapat memperlambat penyerapan karbohidrat.

Porsi juga berperan penting. American Diabetes Association merekomendasikan makanan tinggi karbohidrat, termasuk ubi jalar, mengisi maksimal seperempat piring makan, atau sekitar ½ cangkir ubi jalar (±21 gram karbohidrat).

Kandungan Gizi Ubi Jalar

Ubi jalar mengandung berbagai nutrisi penting, antara lain:

  • Vitamin A (beta-karoten)
  • Vitamin B6
  • Vitamin C
  • Kalium
  • Serat
  • Magnesium
  • Seng (zinc)
  • Antioksidan, termasuk antosianin (pada ubi ungu)

Dalam 100 gram ubi jalar oranye mentah tanpa kulit, terdapat sekitar 6 gram gula alami.

Manfaat Ubi Jalar bagi Penderita Diabetes

Berdasarkan kandungan gizinya, ubi jalar berpotensi memberikan beberapa manfaat berikut:

  • Membantu menstabilkan gula darah berkat kandungan serat
  • Mendukung sensitivitas insulin (terutama dari senyawa fenolat dan antosianin)
  • Mengurangi peradangan dalam tubuh
  • Menurunkan risiko penyakit jantung
  • Mendukung kesehatan mata (beta-karoten dan antosianin)
  • Menjaga fungsi otak pada usia lanjut
  • Memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol nafsu makan

Perbedaan Jenis Ubi Jalar

Ubi Jalar Putih

Mengandung karbohidrat dan serat sedang. Seratnya membantu memperlambat kenaikan gula darah.

Ubi Jalar Ungu

Kaya antosianin, antioksidan kuat yang dapat membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, indeks glikemiknya relatif tinggi sehingga tetap perlu dikontrol porsinya.

Ubi Jalar Oranye

Paling umum dikonsumsi, kaya beta-karoten, vitamin C, dan serat, dengan indeks glikemik sedang.

Ubi jalar bisa bermanfaat bagi penderita diabetes, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar, dipilih jenisnya dengan bijak, dan diolah dengan cara yang tepat. Bukan hanya sumber energi, ubi jalar juga menyediakan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Namun, bagi mereka yang kesulitan mengontrol pola makan atau sering makan berlebihan, konsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi tetap disarankan agar pola konsumsi bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. (Very Well Health/American Diabetes Association/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik