Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JERAWAT sering dikaitkan dengan berbagai faktor. Mulai dari hormon, kebersihan kulit, hingga pola makan. Salah satu klaim yang cukup sering muncul, diet rendah gula dapat membantu mengatasi jerawat.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi gula berlebih, terutama dari makanan dengan indeks glikemik tinggi, dapat memperburuk kondisi jerawat. Makanan jenis ini membuat kadar gula darah naik dengan cepat. Tubuh merespons dengan meningkatkan produksi insulin dan hormon IGF-1.
Dikutip dari Healthline, lonjakan hormon tersebut dapat memicu kelenjar minyak di kulit menghasilkan sebum lebih banyak. Produksi minyak berlebih inilah yang berpotensi menyumbat pori-pori dan memperparah peradangan jerawat. Artinya, gula tidak secara langsung menyebabkan jerawat, tetapi berkontribusi pada proses biologis yang mendukung munculnya jerawat.
Diet Rendah Gula Bisa Membantu, Tapi Bukan Solusi Satu-satunyal
Medical News Today menekankan diet rendah gula atau rendah indeks glikemik memang dapat membantu sebagian orang mengurangi jumlah dan tingkat keparahan jerawat. Pola makan ini biasanya terdiri dari sayuran, buah utuh, biji-bijian, dan protein tanpa lemak yang membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil.
Namun, para ahli sepakat diet rendah gula bukan jaminan jerawat akan hilang sepenuhnya. Faktor lain seperti perubahan hormon, genetika, stres, dan perawatan kulit yang tidak tepat tetap berperan besar. Karena itu, hasil diet bisa berbeda pada setiap orang.
Dermatolog yang dikutip The New York Times Health menyebutkan perbaikan jerawat melalui diet cenderung bersifat individual. Ada pasien yang mengalami perbaikan setelah mengurangi gula dan makanan olahan, tetapi ada juga yang tidak merasakan perubahan signifikan.
Pakar juga mengingatkan fokus hanya pada satu jenis makanan sering kali tidak efektif. Pendekatan yang lebih realistis adalah menjaga pola makan seimbang, menghindari konsumsi gula berlebih, serta menerapkan perawatan kulit yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu.
Diet rendah gula memang memiliki potensi membantu mengontrol jerawat, terutama pada orang yang sensitif terhadap lonjakan gula darah. Namun, klaim mengurangi gula bisa sepenuhnya mengatasi jerawat tidak sepenuhnya tepat.
Jerawat adalah kondisi multifaktor. Mengurangi gula dapat menjadi bagian dari strategi perawatan, tetapi bukan solusi tunggal. Konsultasi dengan dokter kulit tetap disarankan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dan berbasis kondisi medis masing-masing. (Healthline/Medical News Today/The New York Times Health/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved