Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Amankah Minum Minuman Manis Setelah Olahraga? Ini Penjelasannya

Cornelius Juan Prawira
21/11/2025 10:51
Amankah Minum Minuman Manis Setelah Olahraga? Ini Penjelasannya
Ilustrasi(freepik)

SETELAH sesi olahraga yang intens, tubuh terasa lelah dan haus. Minuman manis dingin tampak seperti pilihan yang sempurna untuk memulihkan energi dengan cepat. Namun, muncul pertanyaan besar di kalangan penggemar kebugaran. Aman dan efektifkah mengonsumsi minuman manis setelah berolahraga? 

Mengutip diabetes.org, para ahli nutrisi dan kesehatan memberikan jawaban yang nuansanya jauh lebih kompleks daripada sekadar 'ya' atau 'tidak'.

Minuman manis bisa bermanfaat setelah olahraga

Minuman manis sebenarnya dapat bermanfaat, tetapi hanya dalam konteks tertentu. Manfaat ini terutama berlaku bagi atlet yang melakukan latihan intensitas tinggi dan berdurasi lama. Seperti lari maraton atau sesi latihan beban yang sangat berat.

Setelah aktivitas yang menguras energi, tubuh membutuhkan karbohidrat cepat. Biasanya dalam bentuk glukosa atau fruktosa, untuk segera mengisi kembali cadangan glikogen yang terkuras di otot. 

Minuman olahraga yang diformulasikan khusus seringkali mengandung rasio karbohidrat dan elektrolit yang optimal untuk tujuan pemulihan cepat ini. Ini membantu mempercepat proses pemulihan dan mencegah kelelahan berlebihan.

Resiko minum minuman manis berlebihan setelah olahraga

Risiko muncul ketika minuman manis yang dikonsumsi adalah minuman tinggi gula biasa, seperti soda, teh manis kemasan, atau jus buah dalam kotak. Minuman-minuman ini mengandung kalori berlebih tanpa disertai nutrisi penting lain dan tidak diformulasikan untuk penyerapan yang efisien. Risiko utama meliputi:

  • Kelebihan kalori : dapat  menggagalkan upaya penurunan berat badan yang dilakukan selama berolahraga.
  • Risiko kardiovaskular: beberapa studi menunjukkan olahraga tidak dapat sepenuhnya melawan dampak negatif minuman manis berlebihan terhadap risiko penyakit kardiovaskular. 
  • Lonjakan gula darah: bagi individu yang rentan atau memiliki kondisi seperti diabetes, lonjakan gula darah yang cepat setelah olahraga dapat memperburuk kondisi kesehatan.

Rekomendasi terbaik dari ahli

Bagi kebanyakan orang yang berolahraga dengan intensitas sedang (seperti jalan cepat, yoga, atau latihan rutin di gym), minuman manis pasca-olahraga tidak diperlukan. Para ahli menyarankan untuk fokus pada: 

  • Air putih atau air elektrolit alami untuk rehidrasi. Jika Anda berolahraga selama kurang dari 60 menit, air putih sudah cukup.
  • Makanan Utuh Kaya Nutrisi seperti kombinasi protein (misalnya telur, yogurt Yunani) dan karbohidrat kompleks (misalnya oatmeal, buah-buahan) untuk pemulihan glikogen yang lebih stabil dan dukungan perbaikan otot. Minuman manis hanya boleh menjadi pilihan jika sesi olahraga Anda benar-benar intens dan berdurasi sangat panjang.

(hellosehat/polar/diabetes/foodnavigator/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik