Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TERCATAT ada 3.517 wartawan dari seluruh Indonesia lolos seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP), yang diadakan Dewan Pers dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Di sisi lain, Dewan Pers menilai tidak ada pasal dalam kode etik jurnalistik (KEJ) yang dilanggar oleh Najwa Shihab.
Tim Relawan Jokowi Bersatu melaporkan jurnalis dan presenter Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya terkait wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Najwa Shihab mengaku memberikan pertanyaan yang ia tampung publik sebagai usaha memerankan fungsi media.
Menurut Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, ini menjadi kewajiban para insan media sebagaimana janji kemerdekaan pers terhadap Undang Undang no 40 tahun 1999.
Ketua SEAPC-Net, Muhammad Nuh mengatakan perlunya media partnership di era pandemi covid-19 adalah untuk meminimalisasi dampak yang berkaitan dengan media.
Ungkapan belasungkawa itu disampaikan Presiden Jokowi melalui media sosialnya.
Kedua jurnalis tersebut yakni Agus Supramono, wartawan Semarang TV dan Eko Fidiyanto, wartawan Harian Radar Tegal.
Posko pengaduan ketenagakerjaan yang dibuka AJI Jakarta dan LBH Pers. Sampai dengan 28 Juli telah menerima 110 pengaduan persoalan ketenagakerjaan.
Manan menambahkan, perusahaan media harus melindungi kesehatan para pekerjanya, termasuk menyediakan alat perlindungan diri yang memadai.
“Pada prinsipnya jurnalisme itu tidak pernah mati. Soalnya apakah kita mau merawatnya atau tidak. Dengan cara apa, ya kita harus memperbaiki diri dengan mempertahankan kualitas."
Imbauan tersebut berkaitan dengan pemberitaan sejumlah media siber atas keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bernomor 230/G/TF/2019/PTUN-JKT pada 3 Juni 2020.
Empat pilar jurnalistik harus dijaga, karena apabila terdapat pilar yang terganggu, kualitas kemerdekaan pers akan terganggu.
Hal-hal prioritas dimaksud ialah bidang kesehatan, perlindungan sosial serta mendukung dunia usaha dan UMKM yang menghadapi tantangan pelambatan kegiatan ekonomi karena covid-19.
"Perusahaan pers, selama ini berfungsi ganda. Pertama, dia merupakan unit usaha yang menyediakan lapangan pekerjaan dan kedua, media massa merupakan salah satu pilar demokrasi," sambungnya.
Asosiasi Perusahaan Media dan Asosiasi Profesi Media berharap aspirasi itu dapat didengar dan dimplementasikan pemerintah.
"Perhatian seluruh komponen bangsa saat ini tertuju pada upaya penanganan covid-19. Pers harus tetap mencermati, mengawasi dan mengkritisi berbagai kebijakan dan implementasinya."
"Kami menganggap penting dan mendesak upaya untuk membantu para wartawan yang terdampak krisis akibat pandemi covid-19," kata Nuh di Jakarta, Kamis (23/4).
Saat ini pengambil kebijakan masih melakukan pendalaman dan memonitor mana saja industri yang layak mendapatkan insentif.
Banyaknya berita tentang kesembuhan pasien, mampu membangun optimisme sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak menyepelekan Covid-19.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved