Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Relawan Jokowi Bersatu melaporkan presenter Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya terkait wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di kanal youtube Narasi TV. Namun, polisi menolak laporan itu dan mengarahkan relawan Jokowi melaporkannya ke Dewan Pers.
Najwa kemudian merespon soal laporan itu melalui akun instagram pribadi miliknya, Selasa (6/10). Ia mengaku baru mengetahui soal pelaporan itu di media massa.
"Saya belum tahu persis apa dasar pelaporan termasuk pasal yang dituduhkan. Saya dengar pihak Polda Metro Jaya menolak laporan tersebut dan meminta pelapor membawa persoalan ini ke Dewan Pers," tulis Najwa.
Meski belum tahu persis, pembawa acara "Mata Najwa" itu mengaku siap menghadiri pemeriksaan jika dibutuhkan.
"Jika memang ada keperluan pemeriksaan, tentu saya siap memberikan keterangan di institusi resmi yang mempunyai kewenangan untuk itu," ungkapnya.
Najwa kemudian menjelaskan alasannya menayangkan tayangan kursi kosong dengan memberikan pertanyaan imajiner kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Ia mengatakan banyak pihak yang mempertanyakan keberadaan Menteri Kesehatan yang minim dari pers untuk menjawab penanganan pandemi covid-19.
Ia mengaku memberikan pertanyaan yang ia tampung publik sebagai usaha memerankan fungsi media.
"Itu semua adalah usaha memerankan fungsi media sesuai UU Pers yaitu “mengembangkan pendapat umum” dan “melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum," kata Najwa.
Lebih lanjut, Najwa mengatakan wawancara kursi kosong memang yang pertama kali terjadi di Indonesia. Namun, hal tersebut tak lagi lazim di negara dengan sejarah kemerdekaan pers yang cukup panjang, seperti Amerika Serikat dan Inggris. (OL-4)
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved