Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
Penambahan kasus demam berdarah dengue di Indonesia memiliki korelasi dengan fenomena alam El Nino.
Sebagian masyarakat masih merasa khawatir akan dampak dari penyebaran nyamuk Wolbachia yang disebut bisa menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD).
Setelah lebih dari tiga hari, demam bisa turun, tetapi ada tanda lemas, tidak nafsu makan, dan jika berisiko demam dengue dengan perdarahan akan muncul bintik merah, mimisan, dan gusi berdarah.
KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom meminta agar pilot project penyebaran telur nyamuk Wolbachia di Bali ditunda sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
"Demam berdarah adalah penyakit yang virulen atau sangat toksik dan berbahaya sehingga penyakit tersebut dapat menembus imunitas tubuh," ujar Budi.
Usia dewasa produktif lebih sering sudah mengalami penyakit komorbid seperti diabetes, gagal ginjal, dan lain-lain. Sehingga jika terkena penyakit dengue bisa lebih berat.
Wolbachia adalah bakteri yang sangat umum dan terdapat secara alami pada 50% spesies serangga, termasuk beberapa nyamuk, lalat buah, ngengat, capung, dan kupu-kupu.
"Kalau seperti umumnya anak infeksi pasti nggak mau makan, anaknya rewel, susah tidur, otomatis kalau gangguan makan nutrisi bisa turun."
Kota Bandung masih menjadi penyumbang kasus terbesar dengan jumlah 1.021 kejadian.
Imran mengatakan, sampai November 2023, tercatat ada 70.600 kasus DBD di seluruh Indonesia dan masih ada sekitar 506 kematian.
Pakar UGM menyebut nyamuk Wolbachia tidak menginfeksi manusia dan tidak menyebabkan transmisi horizontal terhadap spesies lain. Nyamuk ber-Wolbachia juga bukan hasil rekayasa genetik.
PENJABAT Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya secara tegas menolak pilot projects penyebaran 200 juta telur nyamuk Wolbachia yang rencananya akan disebar di Kota Denpasar dan Singaraja B
Tujuan utama proyek nyamuk Wolbachia ini adalah menurunkan penyebaran demam berdarah dengue (DBD), demam kuning, dan chikungunya.
Kemenkes menegaskan inovasi teknologi wolbachia untuk menurunkan kasus dengue (DBD) tidak menimbulkan penyakit lain, tidak seperti yang dituduhkan.
Sebagai contoh, di Singapura, penyebaran nyamuk tersebut tidak mampu menekan angka demam berdarah dengue secara signifikan.
Wolbachia adalah bakteri alami yang terdapat pada 60% jenis serangga seperti lalat, ngengat, capung, dan kupu-kupu.
Leonard merujuk pada studi mengatakan sebanyak 1 cc saja air jernih yang tergenang sudah bisa menjadi tempat nyamuk penyebab DBD, yakni Aedes aegypti, berkembang biak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ingatkan memasuki musim hujan kasus dengue kembali naik. Hingga kini kasus dengue 26.04 per 100 ribu penduduk.
Kini Kemenkes juga mendukung pengendalian vektor dengue dengan teknologi nyamuk ber-Wolbachia yang tengah dilakukan pilot project di enam kota.
Memasuki musim pancaroba, masyarakat perlu mewaspadai tujuh penyakit yang sering muncul. Penyakit pertama yang perlu diwaspadai yakni diare.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved