Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN juga melihat bahwa kebijakan impor beras dan tata kelola stok pangan di Indonesia masih menyisakan beberapa permasalahan yang berpotensi mengandung maladministrasi di dalamnya.
PERUM Bulog cabang Ciamis menggandeg TNI melakukan serapan gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG)
SISA stok luar negeri eks impor tahun 2018 kurang lebih 2.000 ton beras dari Vietnam, Thailand, dan India masih ada di gudang Bulog Brebes dan Tegal, Jawa Tengah.
BULOG Divisi Regional Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini memiliki cadangan beras di gudang sebanyak 19 ribu ton.
Hal itu dilakukan dengan menyerap beras petani dalam negeri yang sudah memasuki musim panen raya.
DPR RI mendesak pemerintah untuk segera membentuk Badan Pangan Nasional. Sebab hal itu telah diamanatkan dalam Undang Undang 18 Tahun 2012.
SEJUMLAH petani di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, memilih menjual gabah kering panen (GKP)-nya ke tengkulak, dibanding ke Bulog meski perbedaan harganya hanya Rp300/kg.
Menurut Mendag, penurunan harga gabah di tingkat petani bukan karena kebijakan pemerintah atau terkait impor. Namun, dipengaruhi curah hujan yang tinggi.
Petani di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur enggan menjual gabah dan berasnya ke Bulug karena harganya rendah.
MESKI di tengah pandemi Covid-19, petani di Sumatera Selatan tetap konsisten dalam memproduksi beras. Apalagi Sumsel memang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Rencana impor beras sebanyak 1 hingga 1,5 juta ton itu harus memperhatikan masa panen dalam negeri.
Pengadaan gabah atau beras tersebut mengacu pada ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Tim GSGP bersama Perum Bulog dan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) telah membuat kesepakatan kesanggupan menyerap gabah/beras Provinsi Lampung.
Serap gabah petani ini merupakan upaya Kementan untuk menjaga agar harga gabah/beras pada musim panen tidak merosot dan stok beras terjaga saat musim panen raya.
"Sesuai kesepakatan rapat dua hari lalu, Bulog Subdrive Surakarta siap menyerap produksi di Sragen. Hingga kini sudah 2000 ton setara beras," kata Kabulog Subdivre Surakarta, Ninik Setyowati.
DPR meminta Kementerian Perdagangan mengungkapkan secara transparan, akan data valid tentang ketersediaan dan pasokan dari beras petani dalam negeri, serta kebutuhan beras di dalam negeri.
Yang harus dilakukan saat ini adalah membatalkan kebijakan impor dan mulai menyerap hasil panen.
Sutarto Alimoeso berharap pemerintah justru melakukan penyerapan gabah dan beras yang sekarang ini sedang banyak-banyaknya sehingga pasarnya terjamin.
Direktur Eksekutif Indef Ahmad Tauhid, ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 36 juta ton, sehingga masih ada kelebihan beras sekitar 4-5 juta ton.
Sebelumnya BPS merilis bahwa produksi beras pada tahun ini diperkirakan meningkat tinggi yakni sebesar 4,86 juta hektare atau naik sebesar 26,56% jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved