Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menilai jika melihat data dan perhitungan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa adanya impor atau tidak, pendapatan petani Indonesia sangat rendah.
"Meski harga gabah dinaikkan 2 kali lipat pun tidak berpengaruh banyak. Jadi bisa dibayangkan produksi padi Indonesia didominasi oleh petani yang lahannya sedikit," kata Yeka dalam konferensi pers; Polemik Impor Beras, Rabu (24/3).
Setelah itu, rata-rata usia petani Indonesia 50% di atas 50 tahun dan 63% pendidikannya tidak tamat SMP. Dengan begitu petani mengalami demotivasi sehingga susah berkembang.
Ombudsman juga melihat bahwa kebijakan impor beras dan tata kelola stok pangan di Indonesia masih menyisakan beberapa permasalahan yang berpotensi mengandung maladministrasi di dalamnya.
Berdasarkan data sensus BPS pada 2018 total rumah tangga pertanian kita berjumlah 27.682.117 rumah tangga petani dan sebanyak 47,52% atau sekitar 13,16 juta adalah rumah tangga petani padi.
"Jadi populasi petani padi hampir 50%. Kalau setiap anggota rumah tanggap petani memiliki 4 anggota keluarga maka sekitar 60,2 juta penduduk Indonesia memiliki relasi mata pencaharian usaha petani padi. Artinya kebijakan yang salah akan berdampak pada kesejahteraan mereka," ujar Yeka.
Selain itu, berdasarkan data sensus 2013 bahwa rata-rata lahan per rumah tangga petani di Indonesia hanya 0,66 hektare. Bahwa pendapatan petani permusim tanam adalah Rp4,95 juta/per hektare atau per bulan sekitar Rp1,25 juta/bulan.
"Rata-rata petani kita memiliki 0,66 hektare artinya pendapatan petani per bulan tidak lebih dari Rp800 ribu per bulan. Jika dibedah lagi maka 60% dari petani hanya menguasai 1.000 meter persegi artinya pendapatan tidak lebih dari Rp150 ribu per bulan," ungkapnya.
Dengan demikian instrumen yang paling tepat untuk meningkatkan kesejahteraan adalah bukan peningkatan harga melainkan peningkatan skala usaha. "Sehingga harga beras bagus pun kondisi petani kita seperti itu," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Rencana Impor Beras
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya integrasi program-program strategis pemerintah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan.
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved