Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI dan Perum Bulog bersinergi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia. Hal ini sebagai respons atas temuan harga beras di berbagai daerah yang masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo, mengingatkan pentingnya aksi nyata. Pasalnya, dari target 1,3 juta ton beras SPHP tahun ini, baru realisasi 8.000 ton.
"Fungsi Binmas sebagai leading sector wajib memastikan data stok akurat, koordinasi intensif dengan Bulog, dan penyaluran tepat sasaran. Gerakan ini akan dilombakan antarsatuan wilayah dan yang terpenting jangan sampai terjadi penyelewengan," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Jumat (8/8).
Dedi menyebut penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan dilakukan melalui dua skema. Yakni langsung satuan wilayah ke Bulog atau via Koperasi Merah putih Primkoppol atau Koperasi lainnya.
Namun, dengan batas beli per konsumen maksimal 10 kg. Kecuali di daerah 3T, yaitu Maluku, dan Papua yang menggunakan kemasan 50 kg.
Seluruh proses wajib mematuhi HET zonasi dan dilarang dijual kembali. Digitalisasi distribusi dijamin melalui aplikasi Klik SPHP yang mengintegrasikan pengajuan, pembayaran, hingga pelaporan dalam 8 tahap, dengan harga jual wajib di bawah HET dan input data pembeli.
Proses pendistribusian akan diawasi ketat melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek untuk sosialisasi dan pemantauan lapangan. Termasuk, Tim Pemantau Gabungan (Bulog, Polri, Pemda, Bapanas) yang mengevaluasi harian via aplikasi.
Direktur Utama Perum Bulog, Mayor Jenderal Ahmad Rizal Ramdhan menyambut kolaborasi strategis ini. Menurutnya, dukungan Polri meningkatkan kapasitas distribusi Perum Bulog.
"Kami siapkan 1.514 gudang berkapasitas 3,7 juta ton dan fasilitas tunda bayar 7 hari untuk Koperasi Polri (Primkoppol) sebagai mitra penyalur," ujar Ahmad.
Sementara dari Badan Pangan Nasional, meminta Perum Bulog memastikan beras yang disalurkan berkualitas, stok stabil, dan manfaat langsung dirasakan masyarakat. Perum Bulog juga diminta mempublikasikan capaian gerakan pangan murah (GPM) sebagai bukti peran Polri menjaga stabilitas pangan.
Kemudian, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helfi Assegaf mengatakan siap memantau pendistribusian beras SPHP. Hal itu sebagai bentuk pengawasan dari Satgas Pangan Polri untuk mencegah penyelewengan. "Pencegahan penyaluran ke ‘pemain besar’ melalui pendataan ketat dan pelaporan harian," ujar Helfi.
Di samping itu, masyarakat mendapat akses terbuka untuk berpartisipasi melaporkan penyimpangan via Hotline 110 atau aplikasi Klik SPHP. Satgas SPHP Polri akan merekap harian pencapaian target, dengan sanksi tegas bagi pelanggar HET maupun mitra tidak resmi.
Sebelumnya, Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo memimpin rapat pembahasan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia, karena banyak temuan harga beras di atas HET. Rapat ini dihadiri Dirut Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani serta jajaran Polda/Polres secara daring. (Yon/P-2)
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved