Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ratusan warga tampak antusias memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar Perum Bulog Cabang Batam, Sabtu (31/8). Sejak pagi, mereka sudah mengantre untuk mendapatkan beras, gula, dan kebutuhan pokok lain dengan harga lebih murah dibanding pasaran.
Ani Yap, 32, warga Tiban, mengaku lega bisa membawa pulang beras dan gula dari kegiatan tersebut. “Perbedaannya memang tidak terlalu besar, tapi sangat membantu. Rasanya senang sekali, semoga sering diadakan,” katanya, Minggu (31/7).
GPM kali ini digelar serentak di tiga titik strategis, yakni Perumahan Pesona Asri (Kelurahan Belian, Batam Kota), halaman Kantor Camat Bengkong, serta depan Mori Café, Patam Lestari, Sekupang.
Produk paling diburu warga adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Komoditas ini dijual Rp58 ribu per 5 kilogram, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp65.500. Selain itu, telur dijual Rp53 ribu per papan dan gula pasir Rp18 ribu per kilogram.
Ronald, 44, warga lainnya, bahkan datang lebih awal untuk memastikan kebagian beras murah tersebut. “Saya sampai sebelum jam delapan, takut kehabisan. Alhamdulillah masih dapat, soalnya di pasar harganya sudah jauh lebih mahal,” katanya.
Kepala Bulog Batam, Guido XL Pereira, mengatakan GPM merupakan bentuk komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di masyarakat.
“Melalui GPM serentak ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah konkret dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. “Kegiatan ini akan kami laksanakan secara berkala dengan menyasar wilayah padat penduduk agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya. (H-1)
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan UMK Batam 2026 sebesar Rp5.357.982, naik Rp368.382 dibandingkan UMK tahun 2025 yang sebesar Rp4.989.600.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Minggu (30/11), pukul 16.10 WIB.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memaparkan berbagai potensi investasi dan keunggulan kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan, Karimun (BBK) dalam forum investasi yang digelar di Singapura.
ADA 11 capaian program strategis terhadap masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved