Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau berhasil mengungkap jaringan pengedar narkotika lintas provinsi yang menghubungkan Kabupaten Karimun dan Lombok. Dalam operasi yang berlangsung selama beberapa hari, petugas meringkus enam tersangka dan menyita hampir satu kilogram sabu serta puluhan butir ekstasi.
Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri, AKBP Ahmad Suherlan, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait penumpang mencurigakan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Selasa (22/7). Petugas kemudian mengamankan dua orang pria berinisial SD dan RS yang kedapatan membawa sabu yang disembunyikan dalam tubuh.
"Keduanya menyelundupkan sabu dalam bentuk kapsul yang dimasukkan ke dalam anus menggunakan alat kontrasepsi. Modus ini digunakan untuk mengelabui petugas bandara," kata dia, Jumat (1/8).
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan masing-masing empat dan enam kapsul sabu dari tubuh kedua pelaku. Penyelidikan kemudian mengarah ke tersangka lain berinisial EW, yang ditangkap di parkiran sebuah hotel di kawasan Batu Ampar. Dari kamar kos milik EW di Bengkong, polisi kembali menemukan 12 kapsul sabu siap edar.
Pengembangan kasus terus berlanjut hingga akhirnya polisi mengidentifikasi tersangka utama berinisial D, yang disebut sebagai pengendali jaringan. D diketahui mendapat pasokan sabu dari seorang warga negara asing berinisial L di Pantai Pongkar, Karimun.
Tidak hanya berhenti di Kepri, polisi juga melakukan pengembangan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada Rabu (23/7), seorang pelaku berinisial J ditangkap di Lombok Tengah. J diketahui berperan sebagai penerima barang dan pengedar di wilayah setempat.
"Dua hari setelah penangkapan di Lombok, tepatnya Jumat (25/7), kami menangkap D di rumahnya di kawasan Baloi Garden, Karimun. D ini merupakan pengendali utama dalam jaringan ini," ujarnya.
Dari seluruh rangkaian pengungkapan, polisi menyita total 769,01 gram sabu, 53 butir ekstasi, serta lima unit telepon genggam. Polda Kepri mencatat bahwa jaringan ini merupakan bagian dari pergeseran jalur peredaran narkotika dari wilayah barat ke timur Indonesia.
"Wilayah seperti Lombok, Kendari, hingga Madura kini mulai menjadi sasaran peredaran narkoba. Kepri berfungsi sebagai titik transit," tambahnya.
Ia menambahkan, para pelaku kini cenderung menyelundupkan narkoba dalam jumlah kecil dengan cara disembunyikan dalam tubuh untuk menghindari deteksi. “Kami telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah timur untuk mengantisipasi tren ini,” tegasnya. (H-2)
BNN RI menyarankan larangan penggunaan rokok elektrik (vape) di Indonesia karena 23,97% sampel liquid mengandung narkotika, berpotensi disalahgunakan untuk konsumsi narkoba.
Petugas Bea Cukai bersama Bareskrim Polri berhasil mengungkap laboratorium pembuatan sabu di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap dugaan keterlibatan Kapolres Bima Kota nonaktif Didik Putra Kuncoro dalam kasus kepemilikan narkoba.
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 9,4 kilogram di wilayah Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Militer AS melakukan serangan mematikan terhadap kapal yang diduga milik kartel narkoba di Pasifik Timur. Operasi "Southern Spear" kini menuai kecaman terkait legalitas hukum.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan UMK Batam 2026 sebesar Rp5.357.982, naik Rp368.382 dibandingkan UMK tahun 2025 yang sebesar Rp4.989.600.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Minggu (30/11), pukul 16.10 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved