Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), kerjasama dengan Perum Bulog Kanwil Jabar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang dipusatkan di Lapangan KPAD, Kota Bandung pada Sabtu (30/8).
Kegiatan ini masih merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, yang digelar secara nasional di 7.625 kecamatan se-Indonesia, sekaligus langkah menekan gejolak harga pangan pokok di pasaran.
Seremoni Pelaksanaan GPM Serentak di Jabar, dihadiri oleh Jajaran Pemprov Jabar, Kodam III Siliwangi, Polda Jabar, Kejaksaan Tinggi Jabar, Pimwil Bulog Jabar serta jajaran Forkopimda Provinsi Jabar. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum.
Di Jabar, GPM serentak akan digelar di 627 kecamatan, 68 saluran Instansi Pemerintah, dan 5 saluran BUMN dengan pasokan pangan mencapai 1.800 ton. Komoditas yang dijual terdiri dari beras SPHP, Minyak Goreng, dan Gula Pasir dengan harga di bawah pasar.
Pemimpin Wilayah Bulog Jabar, Mohamad Alexander menyatakan, program ini menjadi upaya nyata Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari komitmen Bulog untuk hadir di tengah masyarakat.
"Dengan menyediakan beras SPHP, minyak goreng, dan gula di bawah harga pasar, kami ingin memastikan masyarakat Jabar tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ungkapnya.
Menurut Alexander, dalam program GPM, harga beras SPHP 5 kilogram ditetapkan HET sebesar Rp12.500/kg untuk wilayah Jawa. Sementara gula pasir dan minyak goreng akan dijual sesuai ketentuan harga di masing-masing daerah.
"GPM serentak menjadi bukti nyata sinergi Bulog, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, dalam menjaga ketersediaan pangan," tuturnya.
Alexander menambahkan, dengan cakupan 5.957 desa/kelurahan, Bulog berharap program ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasar. Masyarakat Jabar diimbau memanfaatkan momentum ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Selain membantu ekonomi keluarga, GPM juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah,"terangnya.
Sementara lanjut Alexander, ke depan Bulog akan terus menerus melaksanakan kegiatan penjualan beras SPHP kepada masyarakat melalui saluran - saluran distribusi yang telah ditentukan, sebagaimana ketentuan dari Badan Pangan Nasional. (H-1)
Sejak Januari hingga jelang Natal dan tahun baru (nataru) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2.436 kali dengan omzet mencapai Rp45,7 miliar.
GPM yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba ini menyasar warga dari 23 desa se-Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.
Kepala DKP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, GPM merupakan agenda rutin yang digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemko Padang Panjang di halaman parkir Masjid Taqwa Muhammadiyah, Kamis (16/10), disambut antusias warga.
Harga telur ayam ras yang hingga kini mencapai Rp29.000-Rp30.000 per kilogram, daging ayam potong Rp36.000 per kilogram dan mintak goreng Rp16.000-Rp18.000 per liter.
Polresta Banyuwangi bekerja sama dengan Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya mewujudkan stabilisasi pasokan, harga dan pengendalian infasi.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved