Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali melayani transaksi Modul Penerimaan Negara (MPN) dan Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (SPAN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Layanan Bank Syariah Indonesia sudah kembali normal dan membaik.
Pemerintah diminta peka terhadap ancaman siber, terutama kasus peretasan sistem BSI.
Keamanannya dipertanyakan karena diserang ransomware, nasabah BSI diminta untuk melakukan pembaharuan atau update data secara berkala sebagai bentuk penguatan keamanan akunnya.
Imbas dari peretasan yang menyebabkan error-nya layanan transaksi Bank Syariah Indonesia (BSI) di ATM dan BSI Mobile hampir 1 pekan, Komisi VI DPR meminta direksi BSI dicopot.
BSI perlu memiliki sistem pertahanan elektronik yang kuat. Karena saat ini semua layanan perbankan sudah sepenuhnya berbasis digital.
BSSN menyatakan akan terus melakukan koordinasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) terkait gangguan pada sistem elektronik BSI.
Menurut Komisaris BSI Masduki Baidlowi, pihaknya tengah mempertimbangkan pemberian sanksi bagi direksi bank syariah terbesar di Indonesia tersebut.
Komisaris PT BSI tengah membahas terkait sanksi yang akan diberikan kepada para direksi atas kasus kebobolan data nasabah BSI
POLISI belum menerima laporan nasabah PT Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menjadi korban serangan peretasan data kelompok hacker Lockbit 3.0 sejak Senin (8/5).
FAKTA bahwa BSI kena ransomware tidak bisa disangkal. Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya meminta BSI untuk tidak menyepelekan ancaman hacker LockBit.
KELOMPOK Hacker ransomware yang bernama LockBit mengaku bertanggung jawab atas gangguan sistem layanan BSI. Apa jawab manajemen BSI?
BSI diminta terbuka dan transparan mengenai kejadian yang meresahkan publik belakangan ini. Keterbukaan dan penjelasan yang menyeluruh diperlukan agar kepercayaan masyarakat tak luntur.
BANK Syariah Indonesia (BSI) kembali menyatakan bahwa saat ini seluruh layanan perbankan perseroan sudah berangsur normal dan pulih.
Hacker mengatakan telah mencuri informasi penting nasabah BSI.
Jemaah haji Sumatra Barat yang belum melunasi diimbau untuk segera melakukan pelunasan.
Persoalan yang terjadi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam beberapa waktu ini telah membuat layanan perbankan tersebut menjadi persoalan serius.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah melakukan pelunasan biaya 153.472 calon jemaah haji pada Jumat (12/5). Itu setara 95% dari kuota calon jemaah haji yang mencapai 161.544 orang
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berjanji akan menyelesaikan pelunasan biaya calon jemaah haji tahun 2023 yang masih tersisa hari ini, Jumat (12/5),
DIREKTUR Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi menyampaikan seluruh layanan perbankan BSI sudah kembali normal pada hari ini.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved