Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BPS mengatakan bahwa nilai ekspor Indonesia pada September 2021 mengalami penurunan 3,84% atau mencapai US$ 20,60 miliar dibandingkan Agustus 2021.
BPS mengungkapkan, pada 2021 ini Indonesia berpotensi untuk memproduksi padi sebesar 55,27 juta ton gabah kering giling. Angka ini meningkat 620,42 ribu ton atau naik 1,14% dibandingkan 2020.
Penurunan ini dialami oleh komoditas migas yang turun 8,90% dan nonmigas turun 1,80% secara bulanan.
BPS mengatakan bahwa rata-rata upah harian buruh tani nasional mengalami kenaikan sebesar 0,11% atau mencapai Rp56.962 per hari pada September 2021.
"Krisis petani muda merupakan satu persoalan dari sekian banyak persoalan di sektor pertanian," ujar Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Dyah Anugrah Kuswardani
Mudaberdasi merupakan aplikasi berbasis web dengan fitur layanan konsultasi statistik, layanan pembinaan statistik sektoral, hingga pengelolaan kegiatan statistik sektoral.
BPS Provinsi Kalimantan Tengah dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), persentase Rumah Layak Huni di Provinsi Kalteng cenderung meningkat sejak 2017 hingga 2021.
BPS menyampaikan komoditas jagung, beras, dan ketela rambat menjadi kontributor kenaikkan nilai tukar petani (NTP) pada bulan September 2021 yang mencapai 105,68 atau naik sebesar 0,96%.
Kenaikan tingkat hunian kamar hotel berbintang pada Agustus 2021, juga dipengaruhi peningkatan jumlah penumpang angkutan udara domestik.
Peningkatan mobilitas warga pada September 2021 tidak hanya tecermin dari aktivitas kerja, namun juga tempat perdagangan retail dan tempat rekreasi.
Selain itu, nilai NTP pada subsektor tanaman perkebunan rakyat juga mengalami kenaikan sebesar 2,12% dengan indeks yang diterima petani naik 2,17%.
BPS mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air anjlok dari Januari-Agustus 2021 hingga 69% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Komoditas jagung, beras, dan ketela rambat menjadi kontributor kenaikkan nilai tukar petani (NTP) pada bulan September 2021 yang mencapai 105,68 atau naik sebesar 0,96% (m to m).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi 0,04% di September 2021. Hal ini disebabkan adanya penurunan di sejumlah komoditas, utamanya dari makan dan minuman serta tembakau
Data statistik yang berkualitas merupakan modal utama bagi Indonesia untuk menjadi negara yang maju, mandiri, tangguh dan tumbuh menjadi negara yang modern.
Sedangkan impor nonmigas Agustus 2021 senilai US$14,63 miliar alias naik 9,76% (mtm) dibandingkan Juli 2021 dan naik 49,39% (yoy) dibandingkan Agustus 2020.
Harga minyak mentah Indonesia secara antarbulan (mtm) turun 6,06%. Namun bila dibandingkan dengan posisi antartahun (yoy) pada Agustus 2020, harganya masih naik sebesar 62,86%.
KEMISKINAN ekstrem masih jadi tantangan berat dalam pembangunan manusia Indonesia dan tidak cukup diatasi dengan pemberian bantuan sosial (bansos).
Ratusan warga negara asing (WNA) tersebut datang ke Sumatra Selatan melalui pintu masuk Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Kenaikan NTP dan NTUP yang konsisteN merupakan salah satu indikator bahwa tingkat kesejahteraan petani terus membaik.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved