Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 126,5 ribu wisatawan mancanegara (wisman) tercatat berkunjung ke Indonesia pada September 2021. Jumlah kunjungan wisman pada September 2021 lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020.
Tercatat pada September 2020 jumlah wisman yang datang ke Indonesia mencapai 149 ribu kunjungan. Namun, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menjelaskan bahwa jumlah itu meningkat 1,41% dari Agustus 2021 yang tercatat 124,8 ribu kunjungan.
Perkembangan kunjungan wisman ke Indonesia, lanjutnya, berada dalam kondisi yang stagnan sejak April 2020. Penyebabnya ialah pembatasan kunjungan ke Indonesia untuk mencegah penyebaran pandemi covid-19. "Tentu saja ini berpengaruh pada berbagai indikator penting terkait dengan PDB (produk domestik bruto) karena kegiatan pariwisata berpengaruh besar pada kondisi ekonomi di Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Senin (1/11).
Pada Oktober 2021, mayoritas wisman berkunjung ke Indonesia melalui jalur darat. Tercatat sebanyak 86.492 orang atau 68% dari total wisman datang melalui jalur darat. "Kalau dilihat dari darat, terbesar datang dari Atambua, bahkan secara bulanan (month to month/mtm), meningkat cukup tajam yaitu 508,33%," imbuh Margo.
Sedangkan wisman yang berkunjung melalui jalur laut tercatat sebanyak 35.273 orang atau 28% dari total kunjungan. Sebanyak 4.748 orang atau 4% dari total wisman berkunjung melalui jalur udara.
Baca juga: Nilai Tukar Petani pada Oktober 2021 Naik Jadi 106,67
"Dari pintu masuk melalui laut, terbesar datang dari Batam. Namun kalau dilihat secara mtm terjadi penurunan sebesar 13,42%. Sedangkan yang datang dari pintu masuk udara, terbesar itu dari Soekarno-Hatta, secara bulanan meningkat cukup tinggi sebesar 281,05%," tambahnya. (OL-14)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Jumlah tersebut diambil dari 4 stasiun di Kota atau Kabupaten di Eks Karesidenan Pekalongan yang menjadi keberangkatan para Wisman.
Pada periode Januari-Oktober 2025, Bandara Kualanamu telah melayani sekitar 2 juta penumpang internasional, naik dari 1,85 juta penumpang pada tahun sebelumnya.
Pemerintah Indonesia baru-baru ini menandatangani dua kesepakatan dagang strategis, yakni IEU-CEPA dan ICA-CEPA.
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 8,5 juta hingga Juli 2025, yang berarti tren kunjungan wisatawan naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pulau Kera seluas 48 hektare berada di wilayah Kabupaten Kupang, tetapi hanya berjarak 5 mil dari Kota Kupang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved