Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bandara Kualanamu Targetkan 2,4 Juta Kedatangan Penumpang Internasional Tahun Ini

Andhika Prasetyo
13/11/2025 18:28
Bandara Kualanamu Targetkan 2,4 Juta Kedatangan Penumpang Internasional Tahun Ini
Ilustrasi(Angkasa Pura Aviasi)

Seiring meningkatnya jumlah penumpang internasional sepanjang 2025, PT Angkasa Pura Aviasi terus memperkuat kualitas layanan Bandara Internasional Kualanamu dengan menghadirkan lebih banyak tenant dan fasilitas baru. Pada periode Januari-Oktober 2025, Bandara Kualanamu telah melayani sekitar 2 juta penumpang internasional, naik dari 1,85 juta penumpang pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan sebesar 7,3% secara tahunan (YoY) itu menunjukkan tren positif pemulihan mobilitas internasional.

“Setelah pandemi, penumpang internasional di Kualanamu terus meningkat. Bahkan capaian pada 2024 sudah melewati level tertinggi sebelum pandemi, yakni 2,3 juta penumpang per tahun. Menjelang masa puncak Natal dan Tahun Baru, kami melakukan berbagai pembenahan untuk mencapai target 2,4 juta penumpang tahun ini,” kata Plt. Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi, Yosrizal Syamsuri, usai meresmikan gerai Burger King sebagai tenant terbaru di bandara tersebut.

Jumlah tenant di Kualanamu juga meningkat signifikan. Jika pada 2023 hanya ada 58 merek yang membuka layanan, kini terdapat 71 brand yang hadir untuk memperkaya pengalaman perjalanan para penumpang. Selain itu, sejumlah luxury brand masih dijadwalkan untuk segera bergabung di kawasan komersial bandara.

Yosrizal menjelaskan bahwa Bandara Kualanamu dikembangkan dengan konsep one stop shopping layaknya pusat perbelanjaan, sehingga tidak hanya penumpang tetapi juga pengantar dan keluarga dapat menikmati fasilitas yang tersedia.

“Kami sedang memperkuat konsep area boarding lounge agar alurnya menyerupai pusat perbelanjaan modern. Penumpang nantinya bisa menikmati berbagai tenant premium sambil menunggu penerbangan. Harapannya, Kualanamu tidak lagi sekadar menjadi tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga destinasi belanja masyarakat,” ujar Yosrizal.

Meski fokus mengembangkan area komersial, Yosrizal menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, serta kesiapan operasional tetap menjadi prioritas utama.

“Pengembangan konsep komersial tetap mengikuti regulasi keselamatan, keamanan, dan operasional penerbangan internasional maupun domestik. Aturannya sangat ketat, sehingga seluruh improvisasi komersial tetap selaras dengan standar kebandarudaraan,” tandasnya. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik