Jumat 15 Oktober 2021, 12:31 WIB

Upah Buruh Tani Meningkat Tipis 0,11% Pada September 2021

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Upah Buruh Tani Meningkat Tipis 0,11% Pada September 2021

ANTARA FOTO/ Akbar Tado
Sejumlah buruh tani memanen padi menggunakan sabit di areal persawahan desa Toabo, Mamuju, Sulawesi Barat.

 

BADAN Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa rata-rata upah harian buruh tani nasional mengalami kenaikan sebesar 0,11% atau mencapai Rp56.962 per hari pada September 2021 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Secara nominal, upah buruh tani September 2021 mencapai Rp56.962 per hari atau naik 0,11% dibandingkan bulan sebelumnya.," ungkap Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers secara daring, Jumat (15/10).

Menurut Margo, jika dilihat penyebarannya secara provinsi, upah buruh tani secara nominal tertinggi berada di Provinsi Kalimantan Utara yang mencapai Rp73.872 per hari. Sementara itu, upah nominal buruh tani terendah berada di Yogyakarta sebesar Rp31.891 per hari.

Jika dihitung secara riil, upah buruh tani pada September 2021 mengalami peningkatan 0,25% menjadi Rp52.882 per hari dibandingkan Agustus 2021.

"Upah riil naik karena indeks konsumsi rumah tangga pada September 2021 mengalani deflasi yang menyebabkan upah buruh riil meningkat," tuturnya.

Margo menambahkan, kenaikan juga terjadi pada upah buruh bangunan pada September 2021 sebesar 0,01% atau Rp91.226 per hari jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan, upah riil buruh bangunan pada September 2021 sebesar Rp85.630 per hari atau naik 0,05% jika dibandingkan dengan kondisi Agustus 2021.

Perlu diketahui, upah nominal buruh atau pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan. Adapun upah riil buruh atau pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan atau upah yang diterima buruh atau pekerja.

Kemudian, upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan. (Des/OL-09)

Baca Juga

Dok. kemendag

Tiga UKM Binaan ECP Kemendag Kembali Tembus Pasar Ekspor 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 00:08 WIB
PT Agro Global Sentosa dari Makassar melakukan ekspor cengkeh lalpari ke pasar Singapura dengan nilai transaksi USD 90...
Antara/Fauzan

Dorong Perlindungan Bagi Pekerja Perempuan, Kemenaker : Perlu Dialog Intensif Pekerja dan Perusahaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 23:59 WIB
"Dialog sosial akan sangat berpengaruh dan memberikan manfaat bagi inklusivitas pekerja perempuan di dunia kerja,"...
Antara

KKP Targetkan Ekspor Udang Sambas Hasilkan Rp720 M/Tahun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 22:12 WIB
KKP menargetkan ekspor udang dari Sambas mencapai 9.000 ton per tahun pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya