Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DAYA beli masyarakat berada dalam tren positif dan cukup baik. Hal itu tercermin dari kondisi inflasi inti yang tercatat sebesar 0,07%.
"Inflasi inti masih terpotret positif yaitu 0,07% secara bulanan (month to month/mtm). Ini secara umum menggambarkan daya beli masyarakat itu masih baik," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam konferensi pers secara daring, Senin (1/11).
Secara bulanan (mtm), kata Margo, posisi inflasi inti pada Oktober 2021 lebih rendah ketimbang September yang berada di level 0,13%. Namun inflasi inti Oktober 2021 jauh lebih baik dibadingkan Oktober 2020 yang tercatat 0,04%.
Margo bilang, penurunan inflasi inti pada Oktober 2021 terjadi lantaran beberapa komoditas perhiasan mengalami deflasi. Deflasi tertinggi terjadi pada komoditas emas dengan andil pada inflasi inti sebesar 0,01%.
Sedangkan bila dihitung berdasarkan tahun kalender (year to date/ytd) inflasi inti tercatat berada di level 1,23%. Sedangkan secara tahunan (year on year/yoy) inflasi inti berada di angka 1,33%.
"Jadi inflasi inti agak turun. Tapi karena dia masih tumbuh positif, itu berarti daya beli masyarakat masih baik," kata Margo.
BPS juga mencatat terjadi inflasi pada komponen harga bergejolak (volatile price) sebesar 0,07% dan memberi andil pada tingkat inflasi Oktober 2021 0,01%. Komoditas yang memengaruhi komponen tersebut yakni kenaikan harga cabai merah, minyak goreng, dan daging ayam ras.
Inflasi juga terjadi pada komponen harga diatur pemerintah (administered price) sebesar 0,33% dan memberi andil pada tingkat inflasi 0,06%. Tarif angkutan udara, kenaikan harga rokok kretek filter, dan bensin menjadi penyebab utama terjadinya inflasi di komponen tersebut.
Sebelumnya, BPS melaporkan tingkat inflasi Oktober 2021 di angka 0,12% dengan nilai Indeks Harga Konsumen (IHK) 106,66 pada Oktober 2021. Nilai indeks itu mengalami peningkatan 0,13 dari September 2021 yang tercatat di level 106,53 dengan tingkat inflasi 0,04%.
Baca juga: Kala Coin, Aset Kripto Domestik, Siap Ramaikan Pasar Kripto Dunia
Tingkat inflasi pada Oktober 2021 itu didapat BPS dari hasil pemantauan di 90 kota IHK. Sebanyak 68 kota IHK di antaranya mengalami inflasi dan 22 kota IHK lain tercatat mengalami deflasi. Posisi inflasi Oktober 2021 di angka 0,12% membuat tingkat inflasi tahun kalender berada di level 0,93% dan inflasi tahunan di angka 1,66%. (OL-14)
Program Gerakan Pangan Murah digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat Ramadan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi.
Harga minyak mentah melonjak melewati US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022.
UNTUK mengendalikan inflasi menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) pada bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Toba kembali menggelar gerakan pasar murah (GPM) di Kecamatan Uluan.
INDEKS Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau pada Februari 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,44% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Pemprov Jatim gelar Operasi Pasar Murah di Sukodadi, Lamongan. Cek daftar harga beras SPHP, telur, dan cabai yang dijual jauh di bawah harga pasar hari ini.
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved