Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat secara year-on-year, terjadi inflasi sebesar 2,37% dan secara tahun kalender atau year-to-date terjadi inflasi sebesar 1,69%. Sementara itu, penyumbang utama inflasi Juli 2025 secara year-on-year yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 1,08%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah bawang merah, tomat, beras, dan ikan segar.
Adapun pada Juli 2025 terjadi inflasi month-to-month sebesar 0,30% atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 108,60 pada Juli 2025. Secara
Penyumbang utama inflasi Juli 2025 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil inflasi 0,22%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini yakni antara lain beras, tomat, bawang merah, dan cabai rawit.
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan beberapa catatan peristiwa penting yang dapat berpengaruh terhadap indikator-indikator harga sepanjang Juli 2025.
Pertama, produksi beberapa komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai rawit menurun dibandingkan Juni 2025. Kedua, untuk tahun ajaran 2025 hingga 2026 sebagian besar sekolah, baik SD, SMP, SMA di Indonesia memulai tahun ajaran baru pada pertengahan Juli 2025.
Ketiga, sejalan dengan perkembangan harga crude oil di pasar internasional, Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak non-subsidi pada Juli 2025 ini.
“Terakhir, dari laporan analisis curah dan sifat hujan yang dikeluarkan oleh BMKG, pada dasarian I Juli 2025 curah hujan dengan sifat atas normal tercatat di 46 wilayah Indonesia. Padahal pada dasarian II Juli 2025, wilayah Indonesia umumnya didominasi oleh sifat hujan bawah normal,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/8).
Dilihat sebaran inflasi bulanan menurut wilayah, 37 provinsi mengalami inflasi dan hanya satu provinsi yang mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan yaitu sebesar 1,65% dan deflasi terjadi di Papua yaitu sebesar 0,34%. (H-4)
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS melaporkan luas panen padi Januari 2026 naik 35,72% dengan produksi 3,04 juta ton GKG. Namun, potensi panen Februari–April 2026 diperkirakan menurun dibanding tahun lalu.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
Kementerian Pertanian menargetkan produksi jagung 18 juta ton pipilan kering pada 2026 untuk mendukung swasembada.
OJK menilai ekonomi Indonesia tetap solid seiring keputusan Moody's yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2 dengan penyesuaian outlook.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved