Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Kinerja ekspor Indonesia yang tetap tumbuh pada awal tahun menjadi penopang utama surplus neraca perdagangan Januari 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan dan berkontribusi besar terhadap surplus perdagangan sebesar US$0,95 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa surplus tersebut terutama didukung oleh sektor nonmigas, sementara sektor migas masih mengalami defisit.
“Pada bulan Januari 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$0,95 miliar. Angka ini ditopang oleh surplus komoditas nonmigas sebesar US$3,22 miliar, sementara komoditas migas masih mengalami defisit US$2,27 miliar,” ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3).
Peningkatan ekspor terutama berasal dari sektor industri pengolahan yang mencatat pertumbuhan 8,19 persen secara tahunan, dengan kontribusi kenaikan mencapai 6,54% terhadap total ekspor.
“Nilai ekspor industri pengolahan naik 8,19% pada Januari 2026 (y-on-y) dengan andil peningkatan sebesar 6,54 persen,” jelas Ateng.
Tiga negara utama tujuan ekspor nonmigas Indonesia pada Januari 2026 adalah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India, dengan kontribusi mencapai 43,77 persen.
Tiongkok menjadi pasar terbesar dengan nilai ekspor sebesar US$5,27 miliar (24,80%), disusul Amerika Serikat sebesar US$2,51 miliar (11,82%) dan India sebesar US$1,52 miliar (7,15%).
Komoditas utama yang diekspor ke Tiongkok meliputi besi dan baja, nikel serta turunannya, dan bahan bakar mineral. Sementara ekspor ke Amerika Serikat didominasi mesin dan perlengkapan elektrik, alas kaki, serta pakaian rajutan.
Di sisi lain, impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat sebesar US$21,20 miliar atau meningkat 18,21% secara tahunan. Kenaikan impor didorong oleh sektor nonmigas yang mencapai US$18,04 miliar, naik 16,71%, serta impor migas yang meningkat 27,52% menjadi US$3,17 miliar.
BPS juga mencatat tiga negara utama asal impor nonmigas Indonesia yaitu Tiongkok, Australia, dan Jepang dengan kontribusi sebesar 54,92%.
Secara keseluruhan, surplus perdagangan nonmigas Januari 2026 ditopang oleh lima komoditas utama, yaitu lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja, nikel dan turunannya, serta alas kaki. Kinerja ekspor yang tetap tumbuh ini menjadi faktor kunci dalam menjaga neraca perdagangan Indonesia tetap positif di tengah dinamika ekonomi global. (E-3)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved