Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Matahari melepaskan rentetan ledakan dahsyat, termasuk suar kelas X8.3 yang menjadi terkuat tahun ini. Simak dampaknya terhadap sinyal radio dan peluang Aurora.
Hujan aurora diprediksi makin intens sepanjang 2026 akibat aktivitas Matahari tinggi. Simak daftar wilayah terbaik, dari Islandia hingga Tasmania.
Astronom berhasil mengungkap pemicu ledakan dahsyat di Matahari melalui misi Solar Orbiter. Ternyata, solar flare dipicu oleh rangkaian gangguan magnetik kecil.
Fakta mengejutkan datang dari dunia sains, Bumi juga memiliki sesuatu yang menyerupai “ekor” raksasa di luar angkasa.
Aurora dikenal sebagai salah satu fenomena alam paling indah di dunia. Cahaya berwarna hijau, ungu, hingga merah muda yang menari di langit malam ini kerap terlihat di negara-negara dekat kutub.
Ledakan massa korona (CME) raksasa memicu badai geomagnetik parah level G4. Simak daftar 24 negara bagian yang berpotensi melihat cahaya aurora malam ini.
Data yang dikumpulkan diharapkan dapat memberi peringatan sekitar 30 menit sebelum badai matahari menghantam, memberi waktu bagi jaringan listrik dan sistem komunikasi di Bumi
Badan Antariksa Eropa (ESA) baru saja menyelesaikan simulasi cuaca antariksa paling ekstrem yang pernah dilakukan.
ESA menggelar simulasi badai matahari besar mirip Carrington Event 1859 untuk menguji ketahanan satelit dan dampaknya terhadap sistem Bumi.
Badai matahari besar diprediksi tiba 1-3 September 2025. Fenomena langka “cannibal CME” berpotensi munculkan aurora di wilayah yang jarang tersinari.
Fenomena space hurricane memicu gangguan cuaca antariksa yang biasanya muncul saat badai matahari besar.
Badai matahari ekstrem yang terjadi 14.300 tahun lalu ternyata 500 kali lebih kuat dibandingkan peristiwa tahun 2003.
Sebuah badai matahari kolosal pada tahun 2017 berhasil menembus pertahanan magnetik Jupiter, planet terbesar di Tata Surya.
Kini teknologi kecerdasan buatan (AI) dikembangkan untuk memberikan alarm dini bagi ancaman cuaca luar angkasa.
Dua lubang koronal raksasa yang terdeteksi di permukaan Matahari diprediksi dapat mempengaruhi cuaca luar angkasa dan berdampak pada Bumi.
Sebuah penelitian baru ungkap sinaran plasma di permukaan matahari yang membentuk loop korona "berkedip" beberapa jam sebelum melepaskan flare matahari yang berpotensi berbahaya.
Peramal Cuaca Luar Angkasa NOAA Shawn Dahl mengatakan pertunjukan cahaya tersebut akan menemukan waktu terbaiknya pada dini hari di hari Selasa ketika masih gelap
PUNCAK aktivitas badai matahari diperkirakan terjadi antara tahun 2024 dan 2025, menandai periode peningkatan aktivitas matahari sepanjang siklus 11 tahun.
Peneliti University of Arizona mengungkap bukti peristiwa badai matahari besar yang dikenal sebagai Peristiwa Miyake melalui analisis cincin pohon.
Ketika mengarah ke Bumi, badai Matahari dapat menciptakan gangguan besar pada medan magnet Bumi, yang disebut badai geomagnetik, misalnya menyebabkan gangguan siaran radio
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved