Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA kemungkinan badai matahari akan membawa cahaya utara ke beberapa negara bagian AS di utara tepat pada saat tahun baru 2025. Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS, matahari mengeluarkan dua semburan plasma yang meluncur ke arah bumi dan diperkirakan tiba awal minggu ini.
Begitu tiba, kedua semburan plasma tersebut akan memicu aurora berwarna-warni pada Senin dan Selasa malam di Alaska, Washington, Montana, North Dakota, South Dakota, Minnesota, Wisconsin, Michigan, New Hampshire, Vermont, dan Maine. Sebagian wilayah Oregon, Idaho, Wyoming, Iowa dan New York juga dapat menikmati pemandangan ini.
Peramal Cuaca Luar Angkasa NOAA Shawn Dahl mengatakan pertunjukan cahaya tersebut akan menemukan waktu terbaiknya pada dini hari di hari Selasa ketika masih gelap. Prakiraan terbaru mungkin akan tersedia seiring dengan semakin dekatnya waktu kejadian di situs web Pusat Prediksi Cuaca Antariksa NOAA atau aplikasi prakiraan aurora.
Untuk mengintip pemandangan ini, warga AS diimbau menunggu sampai langit menjadi gelap dan kemudian pergi ke luar, idealnya jauh dari lampu-lampu kota yang terang. Mengambil gambar dengan kamera ponsel pintar juga dapat mengungkapkan petunjuk aurora yang tidak terlihat dengan mata telanjang.
Matahari berada pada fase maksimum dari siklus 11 tahun, membuat lonjakan matahari dan cahaya utara lebih sering terjadi. Periode aktif ini diperkirakan akan berlangsung selama setidaknya satu tahun lagi, meskipun para ilmuwan tidak akan tahu kapan aktivitas matahari mencapai puncaknya hingga berbulan-bulan setelahnya.
NOAA memantau badai matahari minggu ini untuk mengetahui kemungkinan gangguan kecil pada komunikasi radio frekuensi tinggi, yang digunakan oleh maskapai penerbangan dan operator radio amatir. Pada Mei, NOAA mengeluarkan peringatan badai geomagnetik parah yang jarang terjadi. Badai ini merupakan badai terkuat dalam kurun lebih dari dua dekade terakhir, yang menghasilkan tampilan cahaya di seluruh Belahan Bumi Utara.
Pada Oktober, badai matahari yang kuat membuat takjub para pengamat langit yang berada jauh dari lingkaran Arktik ketika aurora muncul di tempat-tempat yang tak terduga, termasuk Jerman, Inggris, New England, dan New York City.(M-2)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Matahari melepaskan rentetan ledakan dahsyat, termasuk suar kelas X8.3 yang menjadi terkuat tahun ini. Simak dampaknya terhadap sinyal radio dan peluang Aurora.
Hujan aurora diprediksi makin intens sepanjang 2026 akibat aktivitas Matahari tinggi. Simak daftar wilayah terbaik, dari Islandia hingga Tasmania.
Astronom berhasil mengungkap pemicu ledakan dahsyat di Matahari melalui misi Solar Orbiter. Ternyata, solar flare dipicu oleh rangkaian gangguan magnetik kecil.
Fakta mengejutkan datang dari dunia sains, Bumi juga memiliki sesuatu yang menyerupai “ekor” raksasa di luar angkasa.
Aurora dikenal sebagai salah satu fenomena alam paling indah di dunia. Cahaya berwarna hijau, ungu, hingga merah muda yang menari di langit malam ini kerap terlihat di negara-negara dekat kutub.
Ledakan massa korona (CME) raksasa memicu badai geomagnetik parah level G4. Simak daftar 24 negara bagian yang berpotensi melihat cahaya aurora malam ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved