Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JUVENTUS menunjukkan taji dalam laga lanjutan Serie A dengan memetik kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Parma.
Skuad asuhan Luciano Spalletti tersebut sukses menghancurkan tuan rumah dengan skor telak 4-1 di Stadion Ennio Tardini, Senin (2/2) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus memastikan posisi Si Nyonya Tua naik ke peringkat empat klasemen sementara.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk membongkar pertahanan Parma. Peluang emas pertama Bianconeri datang melalui aksi Francisco Conceicao, namun sayang tembakannya masih membentur mistar gawang dan gagal berbuah gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Berawal dari skema sepak pojok, bek andalan Juventus, Gleison Bremer, melompat paling tinggi dan melepaskan sundulan terarah yang tak mampu dihalau kiper Parma. Gol pembuka ini membuat Juventus tampil semakin percaya diri.
Memasuki menit ke-37, Juventus berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Weston McKennie yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tembakan akurat gelandang asal Amerika Serikat (AS) tersebut menggetarkan jala gawang lawan dan membawa timnya unggul 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Parma mencoba bangkit dan memberikan perlawanan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-51. Namun, gol tersebut lahir dari ketidaksengajaan bek Juventus, Andrea Cambiaso, yang melakukan gol bunuh diri. Skor berubah menjadi 1-2, memberikan sedikit harapan bagi tuan rumah.
Meski demikian, harapan Parma segera pupus hanya tiga menit berselang. Gleison Bremer kembali menunjukkan ketajamannya di kotak penalti. Pada menit ke-54, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini sekaligus memperlebar jarak menjadi 3-1.
Dominasi Juventus semakin tak terbendung pada menit ke-64. Penyerang anyar mereka, Jonathan David, berhasil memanfaatkan bola muntah (rebound) untuk mencetak gol keempat. Gol tersebut praktis mengunci kemenangan bagi tim tamu.
Juventus sempat mencetak gol kelima melalui Lois Openda di masa injury time, namun dianulir wasit karena sang pemain telah lebih dulu berada dalam posisi offside.
Hingga laga usai, skor 4-1 tetap bertahan. Dengan tambahan tiga poin ini, Juventus kini mengoleksi 45 poin dari 23 laga dan menempati posisi keempat, terpaut 10 angka dari Inter Milan yang masih kokoh di puncak klasemen. Di sisi lain, Parma kian terpuruk di peringkat ke-16 dengan raihan 23 poin. (Ant/Z-1)
Akibat kekalahan AC Mlan dari Parma, jarak poin dengan Inter Milan yang berada di puncak kini melebar menjadi 10 poin, menyusul hasil positif yang juga diraih oleh rival sekota mereka tersebut.
Parma, saat ini, berada di peringkat 12 klasemen Serie A dengan raihan 29 poin dari 25 laga
Tuan rumah Parma menghadapi kendala serius di lini pertahanan. Mereka dipastikan tampil tanpa bek tengah Mariano Troilo yang terkena hukuman kartu merah.
Atalanta tampil dominan saat membantai Parma empat gol tanpa balas di Serie A. Kemenangan ini membawa skuat asuhan Rafaelle Palladino menempel ketat zona Eropa.
Napoli ditahan imbang Parma 0-0 di Serie A 2025/2026. Meski dominan, Partenopei gagal cetak gol tanpa kehadiran Romelu Lukaku dan De Bruyne.
Como ukir sejarah dengan mengalahkan Juventus di Turin untuk pertama kalinya sejak 1951. Cesc Fabregas sebut taktiknya terinspirasi dari Arsene Wenger.
Gelandang Juventus, Khephren Thuram, peringatkan rekan setimnya untuk bangkit usai rentetan hasil buruk, termasuk kekalahan memalukan dari Como di kandang sendiri.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, buka suara usai kekalahan memalukan 2-0 dari Como. Ia menyoroti krisis kepercayaan diri dan kesalahan fatal Michele Di Gregorio.
Juventus resmi masuk mode krisis setelah dipermalukan Como 2-0 di Turin. Rentetan blunder fatal Si Nyonya Tua yang membuat mereka kian menjauh dari papan atas Serie A.
Bernardo Silva dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada musim panas 2026. Barcelona, Juventus, dan Atletico Madrid bersaing ketat.
Pelatih Galatasaray Okan Buruk menyebut kemenangan telak atas Juventus pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions sebagai momen bersejarah bagi timnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved