Rabu 26 Mei 2021, 06:44 WIB

UEFA Mulai Sidang Disiplin Bagi Tiga Klub Pendiri Liga Super

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
UEFA Mulai Sidang Disiplin Bagi Tiga Klub Pendiri Liga Super

AFP/Marco BERTORELLO
Foto kombinasi yang menampilkan logo Juventus, Barcelona, dan Real Madrid.

 

UEFA, Selasa (25/5), memulai sidang disiplin terhadap Real Madrid, Barcelona, dan Juventus, tiga klub yang masih menolak menghentikan proyek Liga Super Eropa.

"Pascapenyelidikan yang dilakukan Inspektur Etik dan Disiplin UEFA terkait proyek Liga Super, sidang disiplin dibuka terhadap Real Madrid, Barcelona, dan Juventus mengenai kemungkinan pelanggaran terhadap aturan UEFA," ungkap Asosiasi Sepak Bola Eropa itu dalam sebuah pernyataan resmi.

UEFA menunjuk inspektur etik dan disiplin pada 12 Mei untuk melakukan penyelidikan pendahuluan.

Baca juga: Jelang Final Liga Europa, Ini Head to Head MU dan Villarreal

Sebanyak sembilan klub lainnya yang mencetuskan Luga Super Eropa terbebas dari sidang disiplin dan hanya akan mendapatkan hukuman ringan.

UEFA, yang dikejutkan oleh peluncuran turnamen saingan Liga Champions, pertengahan April lalu, sebenarnua lebih memilih jalur negosiasi ketimbang menjatuhkan hukuman keras bagi para pencetus Liga Super Eropa.

Namun, setelah Real Madrid, Barcelona, dan Juventus menolak menyerah, UEFA memutuskan menggela sidang disiplin meski tidak menyebut pelanggaran apa yang dilakukan ketiga klub itu.

Statuta EUFA melarang klub melakukan persekutuan tanpa persetujuan Asosiasi Sepak Bola Eropa itu.

Sanksi yang bisa dijatuhkan UEFA, yang terberat adalah melarang klub ambil bagian dalam kompetisi yang tengah berjalan dan/atau kompetisi di masa depan serta melarang direktur klub itu dalam aktivitas terkait sepak bola.

Sebanyak 12 klub mengejutkan sepak bola Eropa ketika mengumumkan berdirinya Liga Super Eropa.

Namun, setelah dikritik keras oleh UEFA, otoritas sepak bola masing-masing, dan para pendukung, sebanyak enam klub Inggris mundur dalam tempo 48 jam disusul dua klub Milan dan Atletico Madrid.

Kesembilan klub itu sepakat membayar denda total sebesar 15 juta euro dan melepaskan 5% pemasukkan mereka dari kompetisi Eropa selama satu musim.

Namun, Real Madrid, Barcelona, dan Juventus tetap bertahan. Mereka bahkan melawan dengan membawa kasus Liga Super Eropa ini ke Pengadilan Komersial di Madrid yang kemudian mengajukan kasus itu ke Pengadilan Eropa untuk membahas apakah UEFA menyalahgunakan posisi dominan mereka untuk mengeblok kompetisi saingan. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Tim Promosi Cambuur Babak Belur Dihajar Ajax Tanpa Balas

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 06:46 WIB
AJAX membuat tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden, babak belur dengan sembilan gol tanpa...
Twitter Watford

Dua Gol Sarr Benamkan Norwich ke Dasar Klasmen

👤Ant 🕔Minggu 19 September 2021, 01:18 WIB
Watford sementara naik menduduki peringkat ke-10 klasemen dengan raihan enam...
Twitter Arsenal

Odegaard Antar Arsenal Raih Kemenangan Beruntun

👤Ant 🕔Minggu 19 September 2021, 00:16 WIB
Arsenal yang dua pekan lalu berada di dasar klasemen kini merangsek naik ke urutan ke-12 dengan koleksi enam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya