Senin 03 Mei 2021, 21:40 WIB

Pemerintah Kecam Kebrutalan Suporter Manchester United

Antara | Sepak Bola
Pemerintah Kecam Kebrutalan Suporter Manchester United

Oli SCARFF / AFP
Suporter Manchester United yang merangsek ke lapangan Old Trafford saat melakukan protes

 

MENTERI Olahraga Inggris dan Walikota Manchester mengecam aksi kekerasan selama protes anti-Glazer oleh suporter Manchester United, yang menyebabkan pertandingan Liga Premier Inggris antara The Red Devils melawan Liverpool ditunda.

Penggemar United melakukan aksi protes pemilik klub asal Amerika, keluarga Glazer, menyerbu stadion yang ditutup untuk penggemar karena pembatasan COVID-19.

Sebuah suar dilemparkan ke podium penyiar saat para penggemar melakukan invasi lapangan dan pengunjuk rasa bentrok dengan polisi di luar lapangan.

Polisi Greater Manchester (GMP) mengatakan bahwa dua petugas terluka dengan satu di antaranya membutuhkan perawatan rumah sakit setelah ia diserang dengan botol dan menderita luka sayatan di wajahnya.

"Gairah sepak bola semakin tinggi, tetapi ada cara untuk memprotes dan membuat suara Anda didengar tanpa menyakiti atau membahayakan orang lain," kata Nigel Huddleston, Menteri Pariwisata dan Olahraga, hari ini.

Baca juga: Kapan Laga Tunda Manchester United-Liverpool Dimainkan?

"Kami memahami rasa frustrasi, tetapi kekerasan oleh sebagian kecil pendukung di Old Trafford kemarin tidak bisa diterima," katanya.

Protes fans terhadap keluarga Glazer, yang telah berlangsung sejak mereka membeli klub pada 2005, telah kembali muncul sejak keterlibatan United dalam upaya menciptakan Liga Super Eropa.

Walikota Greater Manchester, Andy Burnham menyatakan dukungan untuk tujuan para pengunjuk rasa, tetapi mengkritik aksi kekerasan yang dilakukan sejumlah suporter.

"Saya sepenuhnya memahami kekhawatiran lama pendukung Manchester United tentang kepemilikan dan pembiayaan klub mereka serta jalannya sepak bola yang lebih luas," katanya.

"Penting untuk memperjelas bahwa mayoritas pendukung melakukan protes mereka secara damai ... namun, tidak ada alasan untuk tindakan minoritas yang melukai petugas polisi dan membahayakan keselamatan orang lain," tambahnya.

Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly mengatakan bahwa ia memaklumi aksi protes para suporter sepak bola, tetapi mengecam aksi menerobos masuk ke Old Trafford.

"(Kami) tidak bisa, tidak bisa memaafkan aksi yang telah kami lihat tentang menyerbu lapangan (Old Trafford)," kata Cleverlu kepada Sky News.

"Namun, kami perlu memahami rasa frustrasi yang dialami fans tidak hanya dengan Manchester United, tetapi dengan sejumlah klub di olahraga ini." (OL-4)

Baca Juga

Paul ELLIS / AFP

Solskjaer Berharap Dapat Pertahankan Cavani

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Kamis 06 Mei 2021, 16:04 WIB
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menegaskan dirinya masih ingin penyerang asal Uruguay Edinson Cavani bertahan di Manchester...
AFP/Glyn Kirk

Thomas Tuchel Pede Chelsea Kalahkan Manchester City

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 06 Mei 2021, 15:18 WIB
Tuchel yakin timnya akan bisa mengalahkan siapa pun jika bermain sebaik...
JAVIER SORIANO / AFP

Chelsea Tidak Mau Kehilangan N’Golo Kante

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Kamis 06 Mei 2021, 12:46 WIB
Gelandang tim nasional Prancis N’Golo Kante diperkirakan akan mendapatkan banyak tawaran di musim panas mendatang dari sejumlah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya