Rabu 10 Maret 2021, 15:35 WIB

Juve Gagal ke Perempat Final, Pirlo Pasrah

Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola
Juve Gagal ke Perempat Final, Pirlo Pasrah

AFP
elatih Juventus Andrea Pirlo

 

PUPUS sudah ambisi si nyonya tua di ajang Liga Champions dengan kekalahan gol tandang saat menghadapi Porto di leg kedua liga Champion. Meski menghadapi 10 orang pemain Porto, Juventus gagal mengemas hasil maksimal untuk melangkah ke babak perempat final.

Menyikapi kekalahan tersebut Pelatih Juventus Andrea Pirlo mengaku dirinya tidak khawatir akan ancaman pemecatan yang mungkin menimpanya akibat hasil negatif tersebut.

Juventus di laga tersebut memang harus mengejar defisit 1 gol dari leg pertama di kandang Porto yang berakhir 2-1. Namun nyatanya di leg kedua ini Juventus justru harus tertinggal lebih dahulu dari Porto dengan penalti Sérgio Oliveira di menit 19.

Memasuki babak ke dua Porto tertekan dengan hanya bermain 10 pemain setelah Mehdi Taremi di kartu merah. Juventus pun memanfaatkan hal tersebut dengan brace dari Federico Chiesa. Namun dua gol tersebut hanya mampu menyamakan kedudukan dengan agregat 3-3.

Porto mendapatkan gol tandang pentingnya dari tendangan bebas Sergio Oliveira yang tidak mampu diantisipasi kiper Wojciech Szczesny. Selang satu menit setelah itu Adrien Rabiot mencetak gol balasan yang membuat agregat 4-4, sayang hasil tersebut membuat Juventus tersingkir akibat gol tandang.

Melihat bagaimana pelatih sebelumnya Maurizio Sarri di pecat karena gagal di liga champions meski mendapatkan gelar Serie A membuat spekulasi masa depan Pirlo. Terlebih sejauh ini sang pelatih tidak tampil baik di liga dan baru mendapatkan gelar Super Copa.

“Saya tidak tahu mengapa Maurizio Sarri diberhentikan. Saya pelatih Juventus, saya diboyong menjadi pelatih untuk pendekatan yang lebih luas, sebuah project memang dimaksudkan untuk berkembang setelah sekian tahun, jadi saya tidak peduli akan isu tersebut (pemecatan),” tutur Pirlo kepada Sky Italia usai pertandingan Rabu (10/3).

“saya tidak senang bekerja seminggu penuh, sebagaimana saya lebih memilih bertahan di Liga Champions. Sekarang kami ada di situasi seperti ini, kami dapat membenahinya dengan berbagai aspek dalam latihan, yang mana kami tidak memiliki waktu untuk melakukannya musim ini dan akan mencoba meningkatkan hal itu," imbuh Pirlo.

Lebih lanjut Pirlo mengomentari gol tendangan bebas penentu dari Porto.

“Kami memilih pemain untuk berdiri sebagai tembok. Itu tidak pernah terjadi sebelumnya dimana mereka berbalik, mungkin mereka merasa jaraknya cukup jauh sehingga tidak merasakan ancaman,” jelas Pirlo.

“Itu jelas kesalahan. Biasanya itu tidak terjadi dan pemain tidak merasa itu situasi yang berbahaya dan akhirnya kebobolan,” pungkas Pirlo. (Sky Sport/OL-13)

Baca Juga: UEFA Umumkan Tuan Rumah Final Liga Champions 2021-2023

Baca Juga

EVARISTO SA / AFP

Bungkam Uruguay, Argentina Puncaki Klasemen Grup A 

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:55 WIB
Berawal dari umpang lambung Lionel Messi dari sisi kiri ke kotak penalti, sundulan Rodroguez berhasil mengoyak gawang Uruguay, membuat...
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP

Inggris Jaga Asa dan Peluang Skotladia Menipis

👤 Ilham Ananditya 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:34 WIB
Di laga yang berlangsung di Standium Wembley, tuan ruman Inggris harus puas bertanding tanpa gol melawan timnas...
DOUGLAS MAGNO / AFP

Eduardo Vargas Akui Laga Melawan Bolivia Tidak Mudah

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 10:44 WIB
Penyerang timnas Cile Eduardo Vargas mengatakan, kemenangan skuadnya dalam pertandingan melawan timnas Bolivia di Copa Amerika 2021 adalah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya