Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Pantang Main Aman, Luis Enrique Instruksikan PSG Tetap Menyerang di Stamford Bridge

Basuki Eka Purnama
13/3/2026 04:38
Pantang Main Aman, Luis Enrique Instruksikan PSG Tetap Menyerang di Stamford Bridge
Pelatih PSG Luis Enrique(AFP/JULIEN DE ROSA )

PELATIH Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan timnya tidak akan menerapkan strategi bertahan saat melakoni laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Chelsea di Stamford Bridge, Rabu (18/3) dini hari WIB mendatang. 

Meski mengantongi modal kemenangan besar di leg pertama, Enrique menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap mengincar kemenangan.

Dalam laga leg pertama yang digelar di Parc des Princes, Kamis (12/3) dini hari WIB, Les Parisiens tampil dominan dengan membungkam wakil Inggris tersebut lewat skor telak 5-2. 

Lima gol kemenangan PSG masing-masing dilesakkan oleh Bradley Barcola (10'), Ousmane Dembele (40'), Vitinha (74'), serta dwigol pemain pengganti Khvicha Kvaratskhelia di menit-menit akhir (86', 90+4'). 

Sementara itu, Chelsea sempat memberikan perlawanan melalui gol Malo Gusto (28') dan Enzo Fernandez (57').

Kendati memiliki keunggulan agregat tiga gol, Enrique enggan jemawa. Ia menilai segala kemungkinan masih bisa terjadi di London, sehingga mempertahankan mentalitas menyerang menjadi harga mati bagi skuatnya.

"Leg kedua? Saya tidak ragu itu akan menjadi pertandingan yang ketat dan sulit, seperti hari ini. Tetapi kami tidak pergi ke London untuk mempertahankan hasil. Mentalitas kami adalah mencoba memenangkan pertandingan, menyerang, dan pantas memenangkan pertandingan," ujar Enrique sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Eks pelatih timnas Spanyol itu memperingatkan risiko besar jika timnya hanya mengincar hasil imbang atau sekadar menjaga selisih gol. 

Menurutnya, pendekatan pasif justru bisa menjadi bumerang yang membuat PSG tersingkir dari kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

"Saya ingin mengatakan kepada para pemain saya: nikmati bermain di stadion ini, dalam atmosfer seperti ini, dengan rasa percaya diri yang bisa dirasakan bahkan di momen sulit. Kemenangan ini untuk para fan," tambahnya.

Ambisi senada diungkapkan oleh bintang asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia. Meski menjadi pahlawan kemenangan lewat dua golnya, ia meminta rekan-rekannya tidak lengah sedikit pun. 

"Sekarang kami akan pergi ke London dengan mengetahui bahwa itu akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami hanya perlu fokus dan siap untuk pertandingan tersebut," kata Kvaratskhelia.

Kondisi kebugaran menjadi faktor kunci jelang laga penentuan ini. PSG berada di posisi yang lebih diuntungkan karena tidak memiliki jadwal liga domestik di akhir pekan, sehingga mereka memiliki waktu istirahat yang ideal sebelum terbang ke London. Laga Ligue 1 berikutnya baru akan mereka lakoni pada 22 Maret mendatang melawan Nice.

Sebaliknya, Chelsea asuhan Liam Rosenior dihadapkan pada jadwal padat. Sebelum menjamu PSG, The Blues harus terlebih dahulu bertandang ke markas Newcastle United dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (15/3). 

Laga tersebut juga sangat krusial bagi Chelsea demi menjaga persaingan memperebutkan tiket ke zona Liga Champions melawan tim-tim seperti Liverpool, Aston Villa, dan Manchester United. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya