Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Pedro Neto Minta Maaf usai Insiden Dorong Ball Boy di Laga Liga Champions Kontra PSG

Basuki Eka Purnama
12/3/2026 09:53
Pedro Neto Minta Maaf usai Insiden Dorong Ball Boy di Laga Liga Champions Kontra PSG
Penyerang Chelsea Pedro Neto saat tampil di laga leg pertama 16 besar Liga Champions kontra PSG.(AFP/FRANCK FIFE )

PENYERANG Chelsea, Pedro Neto, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah tertangkap kamera mendorong seorang ball boy dalam kekalahan telak 2-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3) dini hari WIB.

Insiden tersebut terjadi di masa injury time di Stadion Parc des Princes. 

Pemain berusia 26 tahun itu terlihat mendorong remaja pemungut bola dengan kedua tangannya hingga terjatuh ke kursi. Aksi ini sempat memicu keributan antar-pemain dari kedua tim di pinggir lapangan.

Berbicara kepada TNT Sports usai laga, Neto mengakui tindakannya murni dipicu oleh emosi sesaat karena timnya sedang tertinggal.

"Saya ingin meminta maaf kepada pemungut bola tersebut. Saya sudah berbicara dengannya. Kami sedang kalah dan dalam emosi pertandingan, saya ingin mengambil bola dengan cepat dan memberinya sedikit dorongan," ujar Neto.

Pemain asal Portugal itu menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan kepribadiannya yang asli. Sebagai bentuk penyesalan, Neto memberikan jersei pertandingannya kepada remaja tersebut.

"Saya tidak seperti ini. Itu terjadi dalam panasnya momen pertandingan. Saya memberikan baju saya kepadanya dan meminta maaf sekitar 35 kali. Dia bisa melihat apa yang terjadi dan merasa senang dengan situasi (setelah permintaan maaf) tersebut," tambahnya.

Keruntuhan Mental Chelsea

Aksi tidak terpuji Neto menjadi potret frustrasi skuad asuhan Liam Rosenior yang tampil antiklimaks di sisa laga. Meski mampu mengimbangi PSG selama 75 menit, Chelsea hancur di 15 menit terakhir.

Kesalahan fatal penjaga gawang Filip Jorgensen memungkinkan PSG kembali memimpin untuk ketiga kalinya. 

Keadaan kian memburuk saat pemain pengganti PSG, Khvicha Kvaratskhelia, mencetak dua gol telat yang mengekspos buruknya konsentrasi barisan pertahanan The Blues.

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, turut menyampaikan permohonan maaf atas nama klub. Ia menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam menjaga ketenangan di bawah tekanan.

"Lima belas hingga 20 menit terakhir sungguh gila dalam banyak aspek. Itu tanggung jawab saya. Anda harus tetap tenang di momen tersebut, termasuk saya. Kami tidak melakukannya, dan kami dihukum oleh tim yang sangat bagus," kata Rosenior.

Meski Neto telah meminta maaf, belum ada kepastian apakah UEFA akan melakukan investigasi lanjutan atau menjatuhkan sanksi disiplin terhadap pemain sayap tersebut. 

Chelsea kini menghadapi tugas berat untuk membalikkan keadaan saat menjamu PSG di Stamford Bridge Rabu (18/3) dini hari WIB mendatang. (bbc/Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya