Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Bayer Leverkusen, Kasper Hjulmand, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal memetik kemenangan atas Arsenal pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Berlaga di Stadion BayArena, Kamis (12/3) dini hari WIB, laga tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1.
Dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (12/3), Hjulmand mengaku perasaannya campur aduk. Ia menilai Die Werkself tampil dominan dan hampir saja mengunci kemenangan sebelum kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
"Kami bermain bagus dan tidak memberikan banyak peluang kepada lawan. Kami aktif dan bermain bagus dengan bola. Itu adalah penampilan terbaik melawan tim papan atas. Tentu saja, sangat mengecewakan bahwa kami hanya bermain imbang 1-1," ujar Hjulmand.
Meski gagal mengamankan modal penuh di kandang, Hjulmand tetap optimistis menatap leg kedua yang akan digelar di London. Ia menilai tekanan kini justru berada di pundak The Gunners.
"Sekarang kami akan berangkat ke London dengan harapan tinggi. Arsenal berada di bawah tekanan besar. Kami menantikan pertandingan ini dan ingin menciptakan kejutan," tambahnya.
Dalam laga tersebut, Bayer Leverkusen sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol Robert Andrich. Namun, kemenangan di depan mata sirna setelah gelandang Arsenal, Kai Havertz, mencetak gol penyama kedudukan pada menit terakhir waktu normal.
Senada dengan sang pelatih, Robert Andrich juga mengaku sangat kecewa gagal membawa timnya menang meski tampil impresif secara kolektif. Ia merasa hasil imbang ini memberikan keuntungan psikologis bagi lawan di pertemuan berikutnya.
"Saya meninggalkan pertandingan ini dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, kami bermain bagus. Di sisi lain, seharusnya kami menang hari ini," kata Andrich.
"Sekarang mereka akan berada di bawah tekanan yang lebih sedikit di leg kedua. Tentu saja, saya berharap hasilnya berbeda. Tapi kami masih percaya kami bisa memberikan kejutan," tutupnya.
Hasil imbang ini membuat kedua tim wajib meraih kemenangan pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di London pada Selasa (17/3) mendatang untuk memastikan tiket ke babak perempat final. (Ant/Z-1)
Mikel Arteta mengakui performa Arsenal belum berada pada level terbaik meski tetap membawa pulang hasil yang cukup positif untuk laga leg kedua 16 besar Liga Champions kontra Bayer Leverkusen.
Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions 2026 berkat gol penalti Kai Havertz di menit akhir.
Preview leg pertama 16 besar Liga Champions 2026 antara Bayer Leverkusen vs Arsenal di BayArena. Cek prediksi skor, H2H, dan kondisi pemain.
Menjelang laga krusial di kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa kontra Bayer Leverkusen, Mikel Arteta memilih untuk memusatkan seluruh energi skuadnya pada babak 16 besar Liga Champions.
Tim asuhan Mikel Arteta bahkan mampu menundukkan sejumlah lawan kuat seperti Atletico Madrid, Bayern Muenchen, hingga finalis musim lalu Inter Milan.
Mengapa Liverpool, Man City, Chelsea, Arsenal, dan Spurs raih hasil minor di 16 Besar UCL 2026? Simak analisis taktik dan penyebab kegagalannya di sini.
Mikel Arteta mengakui performa Arsenal belum berada pada level terbaik meski tetap membawa pulang hasil yang cukup positif untuk laga leg kedua 16 besar Liga Champions kontra Bayer Leverkusen.
Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions 2026 berkat gol penalti Kai Havertz di menit akhir.
Arsenal, Chelsea, dan Manchester United bersaing mendapatkan Johan Manzambi dari SC Freiburg. Simak profil gelandang yang dijuluki Michael Ballack baru ini.
Arsenal bidik Julian Brandt dari Dortmund sebagai solusi absennya Martin Ødegaard. Simak analisis taktik, statistik, dan peluang transfer gratisnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved