Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Leverkusen vs Arsenal, Arteta Ingin Timnya Lebih Baik di BayArena

Khoerun Nadif Rahmat
10/3/2026 20:00
Leverkusen vs Arsenal, Arteta Ingin Timnya Lebih Baik di BayArena
Pelatih Arsenal Mikel Arteta(Instagram/@arsenal)

NANTI, Arsenal menghadapi ujian konsistensi saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026 di BayArena, Kamis (12/3).

Bayer Leverkusen melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Olympiacos di playoff, sementara Arsenal tampil dominan sepanjang fase liga.

Meski kerap dilabeli sebagai tim yang lebih sering menjadi pengiring pengantin di kompetisi Eropa, kecuali saat menjuarai Piala Winners 1994, Arsenal menunjukkan performa impresif dengan menyapu bersih delapan kemenangan di fase liga.

Tim asuhan Mikel Arteta bahkan mampu menundukkan sejumlah lawan kuat seperti Atletico Madrid, Bayern Muenchen, hingga finalis musim lalu Inter Milan.

Statistik Arsenal juga mencolok. The Gunners menjadi tim paling produktif dengan 23 gol sekaligus memiliki pertahanan terbaik setelah hanya kebobolan empat gol dari delapan pertandingan.

Hasil undian juga dinilai cukup menguntungkan bagi Arsenal karena mereka tidak akan bertemu Real Madrid, Liverpool, Paris Saint Germain, atau Manchester City hingga partai final.

Situasi itu membuat ekspektasi publik meningkat, terutama ketika Arsenal juga masih berpeluang mengejar empat gelar pada musim ini. Meski demikian, perjalanan Arsenal tidak sepenuhnya lepas dari kritik. Taktik yang kerap disebut sebagai “dark arts”, statistik membuang waktu, hingga ketergantungan pada situasi bola mati masih menjadi sorotan.

Namun kritik tersebut tidak terlalu berdampak selama Arsenal mampu menjaga tren kemenangan. Mereka datang ke Jerman dengan modal empat kemenangan beruntun, termasuk saat tim pelapis mengalahkan Mansfield Town 2-1 di Piala FA.

Berbicara mengenai tantangan di babak 16 besar, Arteta menegaskan timnya siap menghadapi fase gugur setelah tampil meyakinkan di fase liga. "Kami sangat bersemangat untuk memainkan babak berikutnya. Kami telah memenangkan hak untuk berada di posisi yang kuat atas apa yang telah kami lakukan di fase liga," kata Arteta dikutip dari laman resmi Liga Champions.

"Sekarang kami perlu mulai menganalisis mereka dan menemukan cara untuk menjadi lebih baik dari mereka guna mencoba memenangkan laga ini," imbuhnya.

Di sisi lain, Bayer Leverkusen mulai mengalami penurunan performa setelah berakhirnya era Xabi Alonso dan Florian Wirtz. Setelah melalui periode sulit di bawah Erik ten Hag, pelatih Kasper Hjulmand mampu membawa stabilitas baru bagi Die Werkself dan mengantarkan mereka kembali ke babak 16 besar untuk dua musim beruntun.

Leverkusen hanya menempati posisi ke-16 pada fase liga. Namun kemenangan 2-0 atas Olympiacos di leg pertama playoff, sebelum bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri, sudah cukup untuk memastikan langkah mereka ke fase gugur.

Dalam lima pertandingan terakhir, Leverkusen memang hanya mencatat satu kemenangan. Meski begitu, BayArena tetap menjadi tempat yang sulit bagi lawan. Hjulmand belum terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir dengan hanya kebobolan satu gol. (Ndf/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya