Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Fokus Hadapi Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Enggan Terlena Narasi Quadruple

Basuki Eka Purnama
11/3/2026 04:58
Fokus Hadapi Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Enggan Terlena Narasi Quadruple
Pelatih Arsenal Mikel Arteta(AFP/INA FASSBENDER)

MANAJER Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak terganggu oleh spekulasi publik mengenai peluang meraih empat gelar sekaligus atau quadruple musim ini. 

Menjelang laga krusial di kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa, Arteta memilih untuk memusatkan seluruh energi skuadnya pada babak 16 besar Liga Champions.

Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Bayer Leverkusen untuk melakoni laga leg pertama di Stadion BayArena, Kamis (12/3) dini hari WIB. 

Meski tekanan media meningkat seiring performa impresif klub, Arteta secara terbuka menepis penggunaan istilah quadruple di dalam ruang ganti The Gunners.

"Tidak, saya tidak menggunakan frasa itu. Saya tidak tahu mengapa mereka membicarakan hal itu ketika saya tidak memikirkannya," ujar Arteta sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Rabu (11/3).

Menjaga Momentum di Empat Kompetisi

Secara matematis, Arsenal memang masih berada dalam jalur yang tepat untuk merengkuh empat trofi sekaligus. 

Skuad asal London Utara ini masih bersaing ketat di papan atas Liga Primer Inggris, serta bertahan di kompetisi domestik lainnya seperti Piala FA dan Piala Liga.

Namun, alih-alih memikirkan koleksi trofi di akhir musim, Arteta menekankan pentingnya menjaga konsistensi dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. 

Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan bahwa filosofi tim saat ini adalah terus berusaha mendapatkan hasil terbaik dalam setiap laga yang dihadapi tanpa harus membebani diri dengan ekspektasi jangka panjang yang belum pasti.

Pelajaran dari Semifinal Musim Lalu

Khusus untuk kancah Liga Champions, tantangan melawan Bayer Leverkusen dipandang sebagai ujian kematangan bagi Bukayo Saka dan kawan-kawan. Arteta mengungkapkan bahwa pengalaman mencapai babak semifinal pada musim lalu telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi kedalaman skuadnya.

Salah satu evaluasi utama yang dibawa Arsenal ke BayArena adalah pentingnya efisiensi dalam penyelesaian akhir dan pendekatan taktik yang tepat. 

Arteta sadar bahwa di level knockout, detail sekecil apa pun dapat menentukan hasil akhir pertandingan. Pengalaman pahit dan manis di musim sebelumnya diharapkan mampu membentuk mentalitas yang lebih tangguh saat menghadapi tekanan di laga tandang.

"Setiap pertandingan dan setiap saat akan sangat spesifik sehingga sangat sulit untuk ditiru," pungkas Arteta, menutup sesi konferensi pers dengan menekankan bahwa setiap laga memiliki tantangan uniknya tersendiri.

Kini, fokus penuh tertuju pada taktik untuk meredam kekuatan Leverkusen di kandang lawan, demi mengamankan modal berharga sebelum melakoni leg kedua di Stadion Emirates. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya