Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Fokus ke Perempat Final Liga Champions, Bradley Barcola Tegaskan PSG tidak Usung Misi Balas Dendam Lawan Chelsea

Basuki Eka Purnama
11/3/2026 04:51
Fokus ke Perempat Final Liga Champions, Bradley Barcola Tegaskan PSG tidak Usung Misi Balas Dendam Lawan Chelsea
Penyerang PSG Bradley Barcola.(AFP/FRANCK FIFE)

PENYERANG Paris Saint-Germain (PSG), Bradley Barcola, menegaskan bahwa timnya tidak terjebak dalam memori masa lalu menjelang laga krusial kontra Chelsea. Les Parisiens dijadwalkan menjamu wakil Inggris tersebut dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, pada Kamis (12/3) dini hari mendatang.

Meski atmosfer pertandingan diprediksi akan panas, Barcola menyatakan bahwa fokus utama skuad asuhan Luis Enrique bukanlah pembalasan dendam. 

Sebaliknya, PSG hanya memikirkan strategi teknis untuk mengamankan kemenangan demi memuluskan jalan menuju babak perempat final.

Pernyataan Barcola ini sekaligus meredam spekulasi mengenai ambisi PSG untuk membalas kekalahan menyakitkan di ajang Piala Dunia Antarklub 2025. 

Kala itu, mimpi raksasa Prancis ini untuk mengangkat trofi juara harus terkubur dalam-dalam setelah takluk dengan skor telak 0-3 dari Chelsea di partai final.

Namun, bagi Barcola, setiap kompetisi memiliki dinamika yang berbeda. Ia meminta rekan-rekannya untuk mengedepankan pola pikir yang tepat dan tidak terbebani oleh hasil di masa lalu.

"Kami tahu bahwa Chelsea tim yang sangat bagus dan bermain bagus. Kami tahu ini akan sulit, tapi kami telah bekerja keras," ujar Barcola sebagaimana dikutip dari laman resmi klub pada Rabu (11/3).

Melewati Masa Sulit

Perjalanan PSG di Liga Champions musim ini memang tidak bisa dikatakan mulus. Barcola mengakui bahwa timnya sempat melewati periode yang menantang di fase-fase sebelumnya. 

Kendati demikian, performa fluktuatif tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk membuktikan kapasitas mereka di hadapan pendukung sendiri.

Barcola meyakini bahwa PSG memiliki mentalitas yang kuat untuk bangkit di saat-saat kritis. Kepercayaan diri ini didasarkan pada rekam jejak tim yang kerap tampil mengejutkan saat berada di bawah tekanan besar.

"Saya pikir kami selalu mampu melampaui ekspektasi, seperti yang telah kami tunjukkan lebih dari sekali," tutur pemain berusia 23 tahun tersebut.

Menutup keterangannya, Barcola memastikan bahwa seluruh awak tim telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi taktik yang diusung oleh Chelsea. Kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama bagi PSG jika ingin menjinakkan The Blues di kandang sendiri.

"Kami memberikan 100 persen agar siap," tegas Barcola menutup pembicaraan.

Kini, beban pembuktian berada di pundak para pemain PSG. Publik Parc des Princes tentu menantikan apakah pola pikir pragmatis yang diusung Barcola mampu meruntuhkan dominasi Chelsea atau justru sejarah pahit akan kembali terulang. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya