Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Mikel Arteta Tuntut Arsenal Lebih Efisien di Laga Leg Kedua Lawan Leverkusen

Basuki Eka Purnama
13/3/2026 08:54
Mikel Arteta Tuntut Arsenal Lebih Efisien di Laga Leg Kedua Lawan Leverkusen
Pelatih Arsenal Mikel Arteta(AFP/INA FASSBENDER)

MANAJER Arsenal, Mikel Arteta, melayangkan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tampil lebih efisien saat menjamu Bayer Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3) mendatang. 

Evaluasi ini menyusul hasil imbang 1-1 yang diraih The Gunners pada pertemuan pertama di BayArena, Kamis (12/3) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, Arsenal nyaris pulang dengan tangan hampa setelah kebobolan oleh gol Robert Andrich pada menit ke-46. 

Beruntung, eksekusi penalti Kai Havertz di menit ke-89 berhasil menyamakan kedudukan dan menjaga asa Arsenal di kompetisi tertinggi Eropa tersebut.

"Kami akan melihat hal-hal yang sudah kami perbaiki, situasi-situasi yang bisa kami ciptakan, dan mencoba untuk jauh lebih efisien terutama dalam banyak hal sederhana yang hari ini tidak kami lakukan dengan baik," ujar Arteta, dikutip dari laman resmi klub.

Satu poin krusial yang menjadi sorotan tajam sang manajer adalah proses terjadinya gol lawan melalui skema sepak pojok. 

Padahal, situasi bola mati selama ini dikenal sebagai senjata mematikan bagi Arsenal. Arteta menilai ada kombinasi antara kecerdikan lawan dan kelengahan timnya dalam mengantisipasi ancaman tersebut.

"Selalu ada dua sisi dalam situasi seperti itu. Yang pertama adalah faktor dari lawan, bahwa mereka memanfaatkan kelemahan dan kurangnya perhatian atau urgensi dari kami dalam dua situasi tersebut," ungkap pelatih asal Spanyol itu.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa tim pelatih sudah memberikan peringatan dini melalui analisis video sebelum pertandingan dimulai. 

"Yang kedua adalah dari kami sendiri, karena kami sudah tahu. Kami bahkan menunjukkan tiga klip kepada para pemain dari pertandingan akhir pekan lalu dengan tiga variasi berbeda, tetapi kami tetap tidak siap dan akhirnya kami kecolongan," tambahnya dengan nada kecewa.

Hasil imbang ini sekaligus memperpanjang tren minor wakil Inggris di leg pertama babak 16 besar musim ini. Arsenal dan Newcastle United (1-1 vs Barcelona) menjadi dua tim yang setidaknya mampu menghindari kekalahan. 

Sementara itu, empat kontestan Liga Primer Inggris lainnya, Liverpool, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester City, semuanya tumbang, bahkan tiga di antaranya kalah dengan selisih tiga gol.

Menanggapi fenomena sulitnya tim Inggris meraih kemenangan kali ini, Arteta menekankan tingginya level kompetisi di Liga Champions. 

"Ya, dan juga betapa sulitnya menang melawan siapa pun di kompetisi ini, terutama saat bermain tandang. Ada faktor besar di sana," tuturnya.

Sebelum mengalihkan fokus sepenuhnya ke leg kedua di Stadion Emirates, Bukayo Saka dan kawan-kawan harus terlebih dahulu menjalani laga domestik. 

Arsenal dijadwalkan menjamu Everton dalam lanjutan Liga Primer Inggris pada Minggu (15/3) pukul 00.30 WIB. Kemenangan di laga tersebut diharapkan mampu menjadi modal moral sebelum menjamu wakil Jerman tengah pekan depan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya