Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah pribadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pati yang juga mantan Penjabat (Pj) Sekda Pati, Riyoso, pada Jumat (27/2). Penggeledahan ini merupakan pengembangan penyidikan atas kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pati (nonaktif) Sudewo.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia di lokasi, sejumlah mobil rombongan tim penyidik KPK mendatangi kediaman Riyoso yang terletak di Ngarus, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Rumah tersebut diketahui juga merangkap sebagai kantor Notaris dan PPAT milik istri Riyoso.
Proses penggeledahan mendapat pengawalan ketat dari sejumlah anggota kepolisian berseragam dan bersenjata lengkap guna mengamankan lokasi serta mencari barang bukti tambahan.
Pengembangan Perkara
Langkah penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian penyidikan setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sudewo. Sebelumnya, penyidik KPK telah memeriksa puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Pati di Polrestabes Semarang, mulai dari Pj Bupati Pati, Ketua DPRD Pati, hingga para kepala desa dan calon perangkat desa.
Riyoso sendiri dianggap sebagai sosok kunci karena memegang jabatan strategis dan memiliki peran sentral dalam pemerintahan Sudewo sejak 2025.
Seorang warga yang menyaksikan proses tersebut mengonfirmasi kedatangan tim lembaga antirasuah itu. "Betul itu rumah Pak Riyoso, sejumlah mobil KPK warna hitam dengan plat nomor polisi H dikawal polisi pukul 14.15 WIB parkir di pekarangan rumah, kemudian pukul 14.20 satu mobil meninggalkan lokasi," ujarnya.
Pendampingan Perangkat Desa
Pihak kepolisian yang berjaga membenarkan adanya aktivitas penggeledahan tersebut, namun tidak memberikan rincian mengenai barang bukti yang disita. Tugas kepolisian hanya sebatas pengamanan lokasi agar proses berjalan lancar.
Perangkat Desa Ngarus, Harto, menyatakan bahwa dirinya hadir untuk mendampingi petugas KPK atas instruksi dari kepala desa setempat. "Tadi saya datang ke sini sudah ada petugas KPK dan aparat penegak hukum, juga turut mendampingi kepala desa dan sekretaris desa," ujar Harto.
Mengenai detail dokumen atau aset yang diangkut oleh penyidik, Harto mengaku tidak mengetahuinya secara mendalam. "Tentang apa yang digeledah dan dicari serta diangkut penyidik KPK, saya tidak mengetahui secara pasti karena sebagai perangkat desa hanya menyaksikan proses yang sedang berlangsung. Masih proses penggeledahan di dalam rumah yang juga kantor istri Pak Riyoso ini," imbuhnya. (AS/P-2)
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Apakah itu wujud pelampisan dendam atau strategi dalam menghadapi kasusnya? Atau, dia sekadar cari panggung dan menarik simpati?
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Kasus ini menjadi sorotan tajam lantaran melibatkan konflik agraria antara warga sipil dan entitas pengelola aset negara yang berakhir pada dugaan praktik rasuah di meja hijau.
Pembinaan dan peringatan untuk menjauhi praktik korupsi selalu disampaikan kepada seluruh jajaran di bawah naungan PT Bandung.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved