Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Percepatan Reformasi Polri mulai memasuki tahap pengambilan keputusan strategis setelah satu bulan penuh menghimpun aspirasi publik. Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa hasil rapat internal saat ini akan menjadi landasan finalisasi arah kebijakan yang segera diserahkan kepada Presiden.
Langkah ini diambil setelah komisi melakukan serangkaian penyerapan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat, guna memastikan reformasi Korps Bhayangkara tidak hanya bersifat internal, tetapi juga inklusif.
“Hari ini kami rapat Komisi Percepatan Reformasi. Sesudah satu bulan kita menghimpun masukan-masukan dari lebih dari 80 kelompok masyarakat dan ribuan masukan. Kami juga berkunjung ke beberapa daerah untuk mencegah agar partisipasi tidak hanya dari Jakarta,” ujar Jimly di Jakarta, Kamis (18/12).
Opsi Kebijakan dan Isu Mendesak
Jimly menjelaskan bahwa selama masa penghimpunan aspirasi, komite telah mengidentifikasi berbagai persoalan mendasar yang kemudian dikerucutkan menjadi beberapa opsi kebijakan. Rapat kali ini menjadi krusial untuk menentukan prosedur pengambilan keputusan atas agenda-agenda reformasi yang dinilai paling mendesak.
“Jadi hari ini sudah lebih dari satu bulan kami mulai menyusun agenda untuk mengadakan pilihan-pilihan dan memutuskan. Hari ini hanya prosedur kita mengambil keputusan, di samping ada hal-hal yang kami anggap mendesak,” jelas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.
Penguatan Daya Ikat Hukum
Salah satu poin krusial yang disepakati adalah urgensi meningkatkan level regulasi yang mengatur kepolisian. Komite memandang bahwa pembenahan tidak cukup hanya dilakukan melalui peraturan internal Polri, melainkan harus diangkat ke tingkat aturan yang lebih tinggi agar memiliki daya ikat terhadap kementerian dan lembaga terkait lainnya.
“Solusinya kita angkat ke tingkat aturan yang lebih tinggi agar mengikat bukan hanya ke dalam, tetapi juga ke semua instansi terkait, sambil memperbaiki kekurangan-kekurangan. Itu yang sudah kami sepakati,” pungkas Jimly.
Melalui penguatan regulasi ini, Komisi Percepatan Reformasi Polri berharap pembenahan kelembagaan dapat berjalan secara komprehensif, selaras dengan kebutuhan hukum masa kini, serta menjamin keberlanjutan reformasi di tubuh Polri secara permanen. (P-2)
Ia menekankan bahwa independensi merupakan kewajiban mutlak bagi hakim konstitusi sekaligus jaminan bagi para pencari keadilan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menyebut pihaknya telah menerima masukan dari lebih 100 kelompok masyarakat dan 300 masukan tertulis terkait reformasi Polri.
Ia mengatakan banyaknya masukan yang diterima oleh Komisi Reformasi menggambarkan besarnya perhatian publik terhadap kemajuan Korps Bhayangkara.
FINH mengusulkan reposisi kelembagaan Polri agar tidak lagi berada langsung di bawah Presiden, melainkan menjadi bagian dari struktur Kementerian Keamanan Nasional.
Aturan tersebut dinilai sejumlah elemen masyarakat bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114/PUU-XXIII/2025.
Presiden Prabowo Subianto mengungkap upaya penyuapan terhadap dirinya dan menolak melihat daftar perusahaan pelanggar hukum demi menghindari konflik kepentingan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan hormat militer kepada ribuan petani di Karawang sebagai apresiasi tertinggi atas keberhasilan swasembada beras 2025.
Presiden Prabowo Subianto berseloroh bahwa koalisi partainya harus mengawasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani dipanggil Presiden Prabowo Subianto Sabtu malam.
Presiden RI Prabowo Subianto menekankan perbaikan kualitas rumah subsidi di tengah masih besarnya backlog kepemilikan rumah yang disebut mencapai 29 juta orang
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung pengucapan sumpah/janji tujuh Anggota Komisi Yudisial (KY) periode 2025-2030 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved