Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli menilai meningkatnya tren mahasiswa dan anak muda yang mengajukan uji materi undang-undang (UU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan sinyal positif kebangkitan kesadaran politik generasi muda.
“Saya kira hal ini bagus dan membanggakan, karena menunjukkan bahwa sebagian anak muda masih punya kepedulian terhadap politik dan ketatanegaraan, di tengah-tengah ada juga sebagian anak muda yang kurang peduli atau apolitis,” kata Lili saat dihubungi, Rabu (29/10).
Menurutnya, fenomena ini merupakan tanda bahwa generasi muda mulai mengambil peran aktif dalam menata sistem politik dan hukum di Indonesia melalui jalur konstitusional.
“Ini saya anggap sebagai sinyal yang prospektif bahwa anak-anak muda menjadi bagian yang bertanggung jawab serta sadar untuk melakukan penataan politik dan ketatanegaraan yang baik dan demokratis lewat uji materi ke MK,” ujarnya.
Lili menyebut, keberanian para mahasiswa menggugat undang-undang merupakan bentuk tanggung jawab untuk memperbaiki negeri, bukan aksi perlawanan destruktif.
“Faktor yang membuat mereka berani adalah rasa tanggung jawab menata negeri ini agar semakin baik. Mereka melakukan ‘perlawanan’ bukan dengan kekerasan, tapi melalui jalur konstitusional dengan mengajukan uji materi ke MK,” jelasnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut menunjukkan kedewasaan berpikir generasi muda yang memilih adu argumentasi rasional dan ilmiah ketimbang sekadar protes di jalan.
“Para anak muda yang berani ini tidak mau berpangku tangan ketika ada regulasi yang merugikan rakyat atau bertentangan dengan konstitusi. Mereka siap beradu argumentasi secara rasional dan ilmiah,” tegas Lili.
Meski tidak semua gugatan mereka dikabulkan, Lili menilai semangat itu harus diapresiasi sebagai bagian dari proses belajar berdemokrasi.
“Ada banyak gugatan yang berhasil dan mampu mengoreksi kebijakan, meskipun memang ada juga yang gagal. Tapi mereka tidak surut dan pantang menyerah. Itu menjadi pembelajaran agar uji materi berikutnya bisa lebih meyakinkan para hakim MK,” pungkasnya. (Dev/P-3)
Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen UBSI dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menghadirkan program Genera-Z Berbakti yang menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kaum milenial khususnya mahasiswa perlu mengasah kemampuan intelektualitas dalam menghadapi persaingan global yang semakin banyak tantangan.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Pemohon adalah WNI yang dituduh melakukan intervensi terhadap pejabat di badan pendapatan daerah
Pasal tersebut hanya menjerat orang yang secara sadar menyebarkan berita yang ia ketahui tidak benar.
KETETUAN soal hukuman mati dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) kembali dipersoalkan di Mahkamah Konstitusi (MK). Pemerintah menyatakan aturan baru tersebut menghindari eksekusi
Pasal perzinaan dan hidup bersama di luar nikah atau kumpul kebo di luar nikah dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, memberikan catatan terkait masa jabatan Kapolri yang tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
MK menyatakan permohonan uji materi UU Ciptaker terkait dengan ketentuan penghapusan kuota internet tidak dapat diterima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved