Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia menerapkan kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden No.1 Tahun 2025, yang mengharuskan kementerian dan lembaga memangkas belanja negara. Efisiensi ini tidak hanya menyasar lembaga eksekutif, tetapi juga DPR RI, yang mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp1,305 triliun berdasarkan surat dari Menteri Keuangan (S-75/MK.02/2025).
Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan bahwa DPR mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto tersebut. Menurutnya, efisiensi anggaran bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Ini program dari Pak Presiden, jadi kita ikuti dan dukung sepenuhnya. Maksudnya baik, efisiensi ini kan untuk masyarakat juga," ujar Adies Kadir dalam wawancara dengan Parlementaria di Gedung DPR RI, Senayan, Kamis (20/2)
Salah satu pos anggaran yang dikurangi adalah dana untuk kunjungan kerja. Meski demikian, Adies memastikan pemotongan ini tidak akan menghambat tugas DPR dalam menyerap aspirasi masyarakat.
"Memang aktivitas untuk masyarakat konstituen agak berkurang, tapi kita akan cari cara agar tetap bisa turun ke lapangan. Kerja-kerja Anggota DPR itu untuk rakyat, jadi saya pikir tidak ada masalah," tegasnya.
Kebijakan efisiensi ini menandai komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan negara secara lebih efektif, meskipun DPR tetap harus mencari strategi alternatif agar tetap dekat dengan masyarakat. (Z-10)
RUU Perampasan Aset dibutuhkan untuk memperbaiki sistem hukum yang masih lemah terhadap hasil kejahatan yang merugikan keuangan Negara.
RUU ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada pemulihan aset negara (asset recovery) sebagai bagian penting dari keadilan substantif.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
PUSaKO menyampaikan enam poin penting. Pertama, mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat sebagai implementasi konkret kedaulatan rakyat.
Perludem menantang klaim partai politik yang menyebut sistem pemilihan langsung sebagai penyebab utama tingginya biaya politik di Indonesia. Pilkada Lewat DPRD
MAYORITAS aparatur sipil negara (ASN) mendukung kebijakan efisiensi anggaran. Hanya saja, ada kekhawatiran signifikan terhadap dampak pada kualitas layanan.
Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pemberantasan korupsi di Indonesia masih stagnan karena terlalu berfokus pada penindakan.
Selain transparansi, kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 menjadi sorotan utama FITRA.
KETUA Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayuda, meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperketat izin kunjungan kerja luar negeri bagi kepala daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved