Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) terlihat akrab dengan Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani. Momen ini salah satunya tampak saat jamuan makan malam atau gala dinner Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10, Minggu malam, 19 Mei 202
"Sudah lama sekali saya akrab dan baik dengan Mba Puan," kata Jokowi di Sumatra Barat, Selasa, (21/5).
Jokowi juga menjawab perihal obrolan saat bertemu Puan. Obrolan itu tak membahas perihal pertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca juga : Akar Rumput PDIP Tolak Rujuk dengan Jokowi
"(Ngobrol bertemu Bu Mega) dengan Mba Puan? Enggak ada," ucap Jokowi.
Obrolan lain bersama Puan yakni menyangkut air. Karena berkaitan dengan forum KTT WWF ke-10.
"Yang diobrolkan ya masalah air, namanya di World Water Forum," ucap Jokowi.
Baca juga : Rencana Pertemuan Prabowo dan Megawati Terganjal Sikap Ambigu PDIP
Jokowi juga merespons momen bertemu dengan Puan yang terlihat semringah. Kepala Negara mengatakan hal itu diharuskan.
"Ya semringah dong masa enggak boleh sumringah," ucap Jokowi.
Presiden Jokowi bersalaman dengan Ketua DPR Puan Maharani di jamuan makan malam atau gala dinner KTT WWF ke-10, Minggu malam, 19 Mei 2024. Gala dinner itu dihelat di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kabupaten Badung, Bali.
Baca juga : Publik Dukung Upaya Pertemuan Jokowi dan Megawati
Keduanya tampak bersalaman dan saling bertegur sapa. Jokowi dan Puan juga saling tersenyum. Keduanya juga menyempatkan untuk sesi foto formal bersama.
Momen salaman itu juga diunggah Puan ke akun Instagram pribadinya @puanmaharani. Unggahan itu juga terdapat caption kegiatan WWF dan di tag ke akun @worldwaterforum10 tetapi tanpa tag ke akun @jokowi.
"Menghadiri gala dinner jelang rangkaian acara World Water Forum (WWF) ke-10," tulis Puan. (Z-8)
Puan Maharani memberikan sinyal positif pertemuan lanjutan dengan Presiden Prabowo Subianto pasca pertemuan Megawati di Istana Merdeka.
KETUA DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pihaknya saat ini memilih untuk fokus pada urusan kesejahteraan rakyat dan sinergi program pemerintah dibandingkan Pilpres 2029.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
KETUA DPR RI Puan Maharani mengaku mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) soal aturan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Penguatan pengawasan semata tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan kesadaran moral dari para pemangku kepentingan di daerah.
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan contoh konkret dari para pemimpin terkait upaya efisiensi anggaran negara.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved