Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
DI hadapan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menekankan bahwa dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, istilah oposisi tidak dikenal secara formal.
“Kami menganut sistem presidensial, yang tidak mengenal oposisi dan koalisi. Yang ada adalah bersama pemerintah dan di luar pemerintah. Oposisi hanya dianut dalam sistem parlementer,” tegas Megawati saat bertemu Putra Mahkota di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu waktu setempat.
Pernyataan Megawati tersebut disampaikan ulang oleh Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Agama (nonaktif) sekaligus Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2).
“Dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi di Istana Negara Abu Dhabi, Ibu Megawati menjelaskan persahabatannya dengan Presiden Prabowo. Beliau menyampaikan, ‘Saya dengan Presiden Prabowo bersahabat cukup lama. Kami mempunyai visi besar tentang Indonesia Raya,’” ujar Zuhairi.
Megawati juga menggambarkan kedekatan tersebut melalui sapaan akrab yang mereka gunakan sehari-hari. Ia terbiasa menyapa Presiden Prabowo dengan panggilan "Mas", sementara sang Presiden menyapanya "Mbak". Hal tersebut baginya merupakan bukti nyata persahabatan yang tetap terjaga baik.
“Saya biasa memanggil Presiden Prabowo dengan panggilan ‘Mas’. Presiden Prabowo memanggil saya dengan panggilan ‘Mbak’. Hal ini membuktikan persahabatan kami sangat baik,” tutur Megawati sebagaimana disampaikan oleh Zuhairi.
Meski hubungan personal berlangsung hangat, Megawati menegaskan posisi politik PDIP tetap berada di luar kabinet. Langkah ini diambil agar partai dapat menjalankan fungsi penyeimbang demi menjaga mekanisme demokrasi dan kepentingan rakyat.
“Kami memilih berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. Jika pemerintah melakukan hal yang baik untuk rakyat, kami dukung. Tapi jika dalam pelaksanaannya ada hal-hal yang kurang baik, kami akan mengoreksi dan memberikan masukan,” pungkas Megawati. (Dev/I-1)
Once Mekel, menyinggung soal peran presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Komgzili.
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
DI balik dinamika politik nasional, hubungan personal antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto tetap hangat.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved