Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DORONGAN melakukan tindakan korupsi dinilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena adanya dorongan dari keluarga. Kebutuhan pejabat untuk tampil hedon padahal pemasukannya tidak sebanding membuat pencurian uang negara dihalalkan.
"Berdasarkan kajian yang KPK lakukan, kasus korupsi terjadi salah satunya karena faktor dorongan keluarga," kata Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi melalui keterangan tertulis, Minggu (22/10).
KPK menyebut banyak pelaku korupsi mengaku menggunakan uang haram untuk memenuhi kebutuhan mewah keluarganya. Karenanya, pendidikan antikorupsi harus menyasar orang dekat pejabat. Lembaga Antirasuah berharap keluarga bisa menjadi benteng terkuat untuk mencegah pejabat melakukan korupsi.
Baca juga: Mahasiswa Aceh Dukung KPK Atasi Korupsi di Daerah
"Itu sebabnya, sesama anggota keluarga harus saling mengingatkan. Baik antara suami dan istri maupun antara orang tua dan anak," ucap Kumbul.
Dia menyebut pendidikan antikorupsi bagi keluarga pejabat juga penting untuk menghapus tindakan korup di masa depan. Sebab, kata Kumbul, pesan yang diberikan akan disebarkan lagi ke anaknya.
Baca juga: KPK Dalami Peran Dirut PT PP di Kasus Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida
"Termasuk didalamnya menanamkan nilai-nilai integritas antikorupsi pada anak, yang jadi generasi penerus," ujar Kumbul.
Pemberian materi pendidikan antikorupsi kepada keluarga juga dinilai penting karena koruptor kerap mengajak orang terkasihnya dalam melakukan pemufakatan jahat. Biasanya, kata Kumbul, agar koordinasi berjalan dengan lancar.
"Pada aspek yuridis, beberapa kasus tipikor yang ditangani oleh KPK berupa kasus yang melibatkan anggota keluarga," kata Kumbul.
Pendidikan antikorupsi bagi keluarga pejabat juga dinilai penting karena penerapan nilai kejujuran di dalam rumah tangga masih minim. Klaim itu didasari studi yang dilakukan KPK.
"Studi KPK juga menunjukkan hanya empat persen keluarga yang sama-sama menerapkan nilai kejujuran untuk diinternalisasi," tutur Kumbul. (Z-3)
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
BUPATI Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tak sadar telah melakukan tindak pidana korupsi. Ia mengatakan tak punya pengetahuan soal rasuah lantaran berlatar belakang sebagai penyanyi dangdut.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa outsourcing di wilayahnya. KPK menjelaskan modus yang digunakan Fadia
KPK menilai permohonan praperadilan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak tepat sasaran.
Unsur mens rea sangat krusial dalam membedakan korupsi dari kesalahan administrasi biasa
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus frasa “langsung” dan “tidak langsung” dalam Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) menuai kritik.
Inul Daratista menyebutkan bahwa selama bulan puasa, intensitas kebersamaan dengan suaminya, Adam Suseno, meningkat drastis.
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Sebelum wafat, James Van Der Beek berbagi kisah haru tentang melepas topeng 'Superman' di depan anak-anaknya demi menghadapi kanker usus bersama.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved