Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemerintah membatasi akses digital bagi anak di bawah usia 16 tahun melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 mendapat apresiasi dari pakar. Namun, regulasi tersebut dinilai tidak akan maksimal tanpa keterlibatan aktif keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.
Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim M.Psi, menekankan bahwa tanggung jawab utama dalam mengontrol penggunaan gawai tetap berada di tangan orang tua.
Menurut psikolog yang akrab disapa Romi ini, pembatasan tanpa menghadirkan aktivitas pengganti hanya akan memicu resistensi pada anak.
“Tapi tetap saja tanggung jawab dalam hal ini (membatasi penggunaan gawai) ada juga di dalam orang-orang terdekat anak yaitu keluarga,” ujar Prof. Romi, dikutip Kamis (19/3).
Prof. Romi menyadari dinamika keluarga saat ini cukup menantang, terutama bagi orang tua yang keduanya bekerja.
Meski waktu pengawasan terbatas, ia menyarankan agar keluarga menyusun program atau kegiatan kecil yang menarik agar anak tidak merasa tertekan saat diminta melepaskan gawainya.
Penerapan aturan ini bisa dilakukan secara fleksibel, baik oleh ayah, ibu, maupun keduanya. Bahkan, tugas pendampingan bisa didelegasikan kepada pengasuh atau orang kepercayaan, asalkan tetap menjalankan program yang telah disusun orang tua.
“Pada waktu ada orang yang menjaga anak kita, kita dari awal sudah bikin program. Misalnya dibuat tebak-tebakan atau apa atau membuat suatu proyek bersama kakak dan adik. Program ini harus dibuat sedemikian rupa supaya anak tertarik,” imbuhnya.
Ia memperingatkan bahwa memutus akses gawai tanpa memberikan alternatif aktivitas yang seru akan membuat anak bingung dan frustrasi.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Lebih dari sekadar kehadiran fisik, Prof. Romi menggarisbawahi pentingnya keterlibatan emosional (involvement). Kehadiran orang tua yang pasif tidak akan memberikan stimulasi yang dibutuhkan anak.
“Orangtua berada dekat anak tapi tidak ikut *involve* (terlibat), itu pasti akan membuat anak enggak nyaman. Jangan hanya duduk secara fisik, tetapi juga memberikan stimulasi tertentu. Itu akan jadi menantang juga untuk anak,” jelasnya.
Meskipun gawai bisa digunakan untuk menambah pengetahuan di bawah pengawasan, Prof. Romi menegaskan bahwa interaksi langsung jauh lebih unggul untuk tumbuh kembang anak usia dini, terutama dalam menstimulasi motorik halus, kognitif, dan kemampuan emosional.
Langkah ini sejalan dengan kampanye #SatuJamBerkualitas yang diusung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang mengajak keluarga menyediakan waktu khusus tanpa gangguan teknologi guna membangun kedekatan emosional yang lebih kuat. (Ant/Z-1)
Dibutuhkan komitmen orangtua untuk membuat anak memiliki kesibukan lain selain bermain gawai, khususnya di momen libur Lebaran yang panjang.
Pemerintah mengajak para orangtua untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas di rumah melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Melalui tema bertajuk Evolving Universe, pemain PUBG Mobile akan diajak merasakan sensasi bertarung dengan nuansa kedalaman luar angkasa yang tersedia hingga 10 Mei 2026.
Gim The Spirit Weaver besutan Star Bullet Studio ini sebelumnya sempat mencuri perhatian melalui perilisan teaser pada ajang Hari Game Indonesia.
Per 31 Januari 2026, tercatat 45% pengguna aktif harian (DAU) Roblox telah menyelesaikan pemeriksaan usia, dengan 27% di antaranya teridentifikasi berusia di atas 18 tahun.
Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan Tencent Cloud adalah pembaruan strategis pada Game Multimedia Engagement Solution (GMES) melalui fitur GVoice.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved