Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

GameChanger Studio Resmi Rilis Demo The Spirit Weaver di Steam Next Festival

Basuki Eka Purnama
16/3/2026 11:18
GameChanger Studio Resmi Rilis Demo The Spirit Weaver di Steam Next Festival
Cuplikan adegan dari gim The Spirit Weaver(MI/HO)

GAMECHANGER Studio semakin memperkokoh langkahnya sebagai penerbit gim (publisher) dengan resmi merilis versi demo untuk karya terbaru bertajuk The Spirit Weaver (TSW). 

Pengumuman ini menjadi momentum penting setelah perusahaan pertama kali mendeklarasikan perannya sebagai publisher pada perayaan ulang tahun ke-12 beberapa waktu lalu.

Gim besutan Star Bullet Studio ini sebelumnya sempat mencuri perhatian melalui perilisan teaser pada ajang Hari Game Indonesia. 

Kini, TSW berkesempatan memamerkan keunggulannya di panggung internasional melalui ajang Steam Next Festival yang berlangsung mulai 24 Februari hingga 3 Maret 2026.

Kolaborasi Akademis dan Industri

The Spirit Weaver merupakan gim bergenre visual novel yang lahir dari tangan dingin para mahasiswa di bawah kepemimpinan Kezia Lawrence. 

Tim pengembang ini terdiri dari kolaborasi lintas disiplin, melibatkan Aisha Azalia Aldian, Ammar Rasyad Chaeroel, Farizki Kurniawan, Myra Amirah Sari, Meydiandra Annisa Syafi, Kyria Shemaiah Susanto, dan Muhammad Yaser.

CEO GameChanger Studio, Riris Marpaung, mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada proyek ini bermula dari lingkungan akademis.

"Saya pertama kali memainkan prototype gim The Spirit Weaver pada saat menilai gim itu sebagai bagian dari tugas kuliah mereka di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Institut Teknologi Bandung (ITB). Saya langsung jatuh cinta sama visual-nya dan tema gim tentang Tarot yang masih jarang diangkat. Komposisi tim yang berasal dari berbagai jurusan (DKV, TI dan Desain Interior), keingintahuan tinggi dan persistensi mereka menjadi dasar keputusan untuk berkolaborasi sebagai publisher," ujar Riris Marpaung.

Narasi Personal dan Mistis

Dalam gim ini, pemain akan berperan sebagai Alora, seorang pembaca Tarot yang terpanggil ke alam roh (spirit realm). Misinya adalah menghentikan ancaman misterius bernama The Entropy. 

Namun, perjalanan Alora tidak hanya seputar menyelamatkan roh-roh yang hilang, tetapi juga menghadapi konflik batin dan rasa bersalah yang besar dari masa kecilnya.

Lead Designer Star Bullet Studio, Kezia Lawrence, menekankan bahwa aspek emosional menjadi inti dari gim ini.

"Tim kami telah merancang game ini untuk menjadi pengalaman yang mistis sekaligus personal, dan kami tidak sabar melihat bagaimana setiap pemain akan memaknai perjalanan ini!" ungkap Kezia.

Fitur Utama dan Mekanik Permainan

Sebagai gim simulasi naratif, The Spirit Weaver menawarkan beberapa fitur unggulan yang menitikberatkan pada pilihan pemain:

  • Membimbing dengan Tarot: Pemain menggunakan pembacaan kartu Tarot untuk memulihkan kekuatan para roh.
  • Permainan Berbasis Empati: Kunci keberhasilan bergantung pada pemahaman pemain terhadap perasaan dan kepribadian karakter.
  • Konsekuensi Cerita: Setiap pembacaan Tarot yang dilakukan akan menentukan akhir cerita (multiple endings).

Saat ini, para pemain sudah dapat mencoba versi demo The Spirit Weaver secara gratis melalui platform Steam. 

Meski tanggal rilis penuh belum ditetapkan, kehadiran demo ini diharapkan dapat memberikan gambaran kualitas narasi dan visual yang diusung oleh kolaborasi GameChanger Studio dan Star Bullet Studio. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya