Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVIS Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Aceh Tamiang, Ahmad, mendukung penuh upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas praktik korupsi di daerah. Ia juga meminta agar semua pihak percaya pada proses penegakan hukum yang tengah dilakukan KPK saat ini.
"Kami percaya pada KPK sebagai lembaga ad hoc yang kredibel dengan rekam jejak yang jelas dan teruji. Kita semua harus percaya pada pimpinan di lembaga ini agar KPK bisa fokus bekerja dengan profesional sehingga korupsi di daerah bisa diberantas," ujar Ahmad.
Pernyataan itu menjadi respon positif di tengah tekanan dan pemberitaan yang beredar terkait isu pemerasan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Baca juga: Firli Bahuri Mangkir Dari Pemeriksaan, Eks Penyidik KPK : Tidak Bisa Jadi Teladan
"Sejak dulu, KPK sering kali mendapat tekanan dan upaya pelemahan dari pihak tertentu. Tapi selalu berhasil bangkit, semoga kali ini KPK juga bisa keluar dari kisruh yang kontraproduktif ini," tambahnya
Menurut Ahmad, kinerja KPK di era Jokowi secara umum semakin baik. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat beberapa menteri, kepala daerah, swasta, hingga ASN yang terus meningkat.
Ia menambahkan dukungan penuh masyarakat sangat diperlukan agar lembaga anti rasuah tersebut bisa kembali fokus menyelesaikan tugas dengan baik. Selaras dengan visi dan misi presiden Jokowi untuk memberantas korupsi hingga ke akarnya, serta memangkas mata rantai birokrasi yang panjang menjadi lebih efisien dan transparan dalam proses pelayanan masyarakat.
Baca juga: 52 Saksi Diperiksa Kasus Dugaan Pemerasan, Polisi: 7 Pegawai KPK, 14 dari Kementan
"KPK adalah anak kandung reformasi, bentuk komitmen kita untuk memberantas praktik KKN yang eksis di masa Orde Baru. Pelemahan KPK hanya akan memperlambat kita mencapai cita-cita di awal Reformasi" tutupnya. (RO/Z-1)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
KPK optimistis hadapi praperadilan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas. BPK tegaskan adanya kerugian negara dalam korupsi kuota haji di Kemenag. Cek faktanya!
Pihak Gus Yaqut mempertanyakan keabsahan perhitungan kerugian negara sebesar Rp622 miliar yang disampaikan KPK dalam sidang praperadilan kasus dugaan korupsi kuota haji.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai dalil kubu mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut berupaya menghindari proses penegakan hukum kasus dugaan korupsi kuota haji.
KPK ungkap hasil audit BPK dalam sidang praperadilan Yaqut Cholil Qoumas. Kerugian negara kasus korupsi kuota haji capai Rp622 miliar dengan 200 dokumen bukti.
Herdiansyah menekankan bahwa seorang politisi seharusnya menempuh karier dari bawah untuk diasah cara berpikirnya, termasuk pengetahuan terkait praktik politik.
BUPATI Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tak sadar telah melakukan tindak pidana korupsi. Ia mengatakan tak punya pengetahuan soal rasuah lantaran berlatar belakang sebagai penyanyi dangdut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved