Senin 02 Januari 2023, 16:35 WIB

DPR Masih Reses, Perppu Ciptaker Dibahas Masa Sidang Mendatang

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
DPR Masih Reses, Perppu Ciptaker Dibahas Masa Sidang Mendatang

MI/Susanto
Anggota dewan mengikuti rapat paripurna penutupan masa sidang DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

 

WAKIL Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi mengatakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) akan dibahas DPR pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022-2023 yang dimulai pada 10 Januari 2023.

"Perppu tersebut belum dibahas DPR karena baru diterbitkan pemerintah. Perppu Cipta Kerja akan dibahas DPR pada masa sidang mendatang," kata Baidowi kepada Antara di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan berdasarkan aturan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (UU P3) menyebutkan bahwa Perppu yang diterbitkan pemerintah harus dibahas di DPR.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (UU P3)

Pasal 52 ayat (1) UU 13 tahun 2022 menyebutkan bahwa Perppu harus diajukan ke DPR dalam persidangan yang berikut.

Pasal 52 ayat (2) Pengajuan Perppu dilakukan dalam bentuk pengajuan Rancangan Undang-Undang tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang menjadi Undang-Undang.

Pasal 52 ayat (3) menyebutkan DPR hanya memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan terhadap Perppu.

Baidowi memastikan bahwa DPR hanya bisa menerima atau menolak Perppu, tidak bisa mengubah isinya. Namun menurut dia, hingga saat ini DPR belum menerima salinan Perppu Ciptaker secara resmi dari pemerintah.

Baca juga: Presiden: Pencabutan PPKM bukan Buat Gagah-gagahan

"Kalau isinya sama, yang terpenting berdasarkan keterangan pemerintah bahwa perbaikan hanya terkait teknis seperti titik, koma, dan kesalahan penulisan yang diperbaiki," ujarnya.

Selain itu dia menilai terkait sifat kegentingan yang memaksa diterbitkannya Perppu CIptaker, itu merupakan perspektif dan subjektivitas pemerintah.

Hal tersebut menurut Baidowi adalah sah berdasarkan peraturan perundang-undangan sehingga DPR hanya memutuskan menerima atau menolak perppu.

Saat ini DPR tengah menjalani masa reses. DPR memasuki masa reses mulai jumat (16/12) hingga nanti 9 Januari mendatang, sehingga baru memasuki masa sidang berikutnya pada 10 Januari.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan dan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, atas kebutuhan mendesak guna mengantisipasi kondisi global.

“Hari ini telah diterbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2022, tertanggal 30 Desember 2022,” ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/12).

Dia mengatakan pertimbangan penetapan dan penerbitan Perppu adalah kebutuhan mendesak, di mana pemerintah perlu mempercepat antisipasi terhadap kondisi global baik yang terkait ekonomi maupun geopolitik.

Dia mengatakan terkait ekonomi, Indonesia menghadapi resesi global, peningkatan inflasi, dan ancaman stagflasi. Selain itu lebih dari 30 negara sedang berkembang juga sudah masuk dalam daftar IMF, dan 30 negara lainnya mengantre masuk dalam daftar penerima bantuan IMF.(Ant/OL-4)

Baca Juga

Ist

Brigade Nasional Dukung Pemerintah Berantas Radikalisme dan Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 21:20 WIB
Ketua Umum DPP Brigade Nasional, Reni Lubis, mengatakan kebhinekaan yang koyak dengan adanya upaya memecah belah bangsa tidak bisa...
MI/Susanto

Komisi III DPR Minta MA Melihat Kembali Fakta Kasus Indosurya

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 21:09 WIB
Vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, yang melepas dua terdakwa kasus penipuan dan penggelapan KSP Indosurya, Henry Surya...
DOK MI

Pencawapresan Erick Thohir Diyakini Akan Katrol Elektoral Partai

👤Widhoroso 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 20:29 WIB
ERICK Thohir dinilai menjadi kandidat kuat untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) dalam pilpres 2024...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya