Senin 14 November 2022, 14:24 WIB

KY Bentuk Satgasus untuk Dalami Sejumlah Kasus Suap di MA

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
KY Bentuk Satgasus untuk Dalami Sejumlah Kasus Suap di MA

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Gedung Komisi Yudisial

 

KETUA Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian, dan Pengembangan Komisi Yudisial (KY) Binziad Kadafi mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk satuan tugas khusus (satgasus) terkait kasus suap di Mahkamah Agung (MA).

“Kami bahkan sudah membentuk satuan tugas khusus yang terdiri atas pegawai terbaik di KY, para penata kehakiman berpengalaman yang punya kapasitas mumpuni untuk melakukan berbagai rangkaian pemeriksaan, melakukan analisis, dan melakukan pengembangan untuk mengumpulkan bahan keterangan,” kata Binziad kepada wartawan melalui platform Zoom Meeting, dipantau dari Jakarta, hari ini.

Selain itu, Binziad mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan rangkaian pemeriksaan bekerja sama dengan KPK.

Adapun berbagai pihak yang sudah diperiksa sampai saat ini adalah pihak yang disangkakan memberikan suap terhadap dugaan korupsi yang sedang dikembangkan KPK, serta pihak diduga menjadi perantara atau menerima sebagian uang suap dari yang menjadi target OTT KPK.

“Semua pihak di Mahkamah Agung terkait dengan peristiwa pidana tersebut, yang disangkakan, semua sudah kami periksa,” kata Binziad.

Baca juga: Dua Hakim Agung Jadi Tersangka, KY Usut Pemberi dan Penerima Suap

Sekarang, tutur Binziad, pihaknya sedang dalam tahap memeriksa kembali berbagai keterangan yang ddapat dari seluruh pihak, baik dari  terduga memberi hingga perantara untuk dikonsolidasikan oleh Komisi Yudisial.

“Akan kami jadikan bahan untuk melakukan pemeriksaan terhadap hakim-hakim, baik itu hakim yang kebetulan sedang menjabat sebagai hakim yustisial atau panitera pengganti di Mahkamah Agung ataupun hakim agung yang sudah dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK,” ucapnya.

“Kami tidak diam. Kami secara praktis berusaha untuk melaksanakan berbagai tugas dan kewenangan kami yang diberikan oleh konstitusi,” kata Binziad.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, KPK telah menetapkan Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dimyati dan kawan-kawannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

Dalam pengembangan kasus tersebut, KPK juga menetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka.

“Adapun nama-nama tersangka akan kami umumkan pada kesempatan lain ketika penyidikan ini cukup,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (13/11). (Ant/OL-4)

Baca Juga

Dok MI

Bawaslu Akui Keserentakan Pemilu Jadi Tantangan Besar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:08 WIB
Bawaslu pun berkomitmen untuk terbuka secara informasi ke publik karena memang seluruh informasi kepemiluan harusnya menjadi milik publik...
MI/Tri Subarkah.

Kejagung Tahan Tersangka Korupsi Kredit Ekspor Daging Sapi dan Rajungan

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 01 Desember 2022, 21:23 WIB
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Bambang dan Anjar langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung selama 20...
Dok. BPIP

Kepala BPIP Tegaskan Pancasila Kunci Wujudkan Visi KORPRI

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 21:13 WIB
"Peningkatan kompetensi, kinerja, dan komitmen ASN pada Pancasila dan NKRI merupakan kunci agar birokrasi bisa bekerja melayani,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya