Kamis 10 November 2022, 11:12 WIB

KPK Telusuri Sejumlah Transaksi Keuangan Lukas Enembe

Basuki Eka Purnama | Politik dan Hukum
KPK Telusuri Sejumlah Transaksi Keuangan Lukas Enembe

MI/ DOK STAF KHUSUS GUBERNUR PAPUA/DIAN MUSTIKAWATI
Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) bertemu dengan Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi untuk mendalami dugaan beberapa transaksi keuangan tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe (LE).

Dua saksi tersebut merupakan pihak swasta masing-masing Lusi Kusuma Dewi dan Dommy Yamamato, yang diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/11).

"Kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan beberapa transaksi keuangan tersangka LE," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (10/11).

Baca juga: Pimpinan KPK Minta Masalah Firli Bertemu Lukas Enembe Tidak Diperpanjang

KPK memeriksa keduanya dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua, yang menjerat Lukas Enembe sebagai tersangka.

KPK juga memanggil seorang saksi lainnya, yaitu pihak swasta Mustakim. Namun, ia tidak memenuhi panggilan.

"Saksi tidak hadir dan segera dilakukan penjadwalan pemanggilan ulang," ucap Ali.

Dalam penyidikan kasus itu, tim penyidik KPK telah memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi di Mako Brimob Papua pada Senin (12/9). Namun, Lukas Enembe tidak hadir.

Berikutnya, KPK juga telah memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (26/9). Namun, yang bersangkutan juga tidak hadir dengan alasan sakit dan mengajukan surat untuk berobat ke Singapura.

Tim penyidik KPK pun menemui Lukas Enembe di kediamannya di Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/11) dalam rangka pemeriksaan kasus. 

Selain itu, tim yang terdiri dari dokter KPK dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga menemui Lukas Enembe untuk pemeriksaan kesehatan. Turut hadir dalam rombongan tersebut Ketua KPK Firli Bahuri.

Firli menegaskan kedatangan tim KPK di kediaman Lukas Enembe semata-mata untuk kepentingan penegakan hukum. 

Kendati demikian, kata dia, KPK dalam prosesnya juga mempertimbangkan hak-hak yang dimiliki tersangka.

Ia menjelaskan tim KPK memeriksa Lukas Enembe selama 1,5 jam, yakni terkait perkara sekaligus kondisi kesehatannya. Pemeriksaan dibantu empat dokter dari IDI Pusat dan IDI daerah. 

Di akhir pemeriksaan, juga dilakukan penandatanganan berkas berita acara dan administrasi lainnya oleh pihak KPK dan LE.

KPK belum mengumumkan secara resmi soal status tersangka Lukas Enembe. Terkait publikasi konstruksi perkara dan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan pada saat telah dilakukan upaya paksa baik penangkapan maupun penahanan terhadap tersangka. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/Moh Irfan.

Majelis Tinggi Partai Demokrat Putuskan Nasib Koalisi Bulan Ini

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Rabu 07 Desember 2022, 16:42 WIB
Teka-teki Demokrat akan menjalin koalisi dengan partai mana masih menunggu hasil keputusan Majelis Tinggi Partai terkait keputusan koalisi...
Antara/Novrian Arbi.

KSP: Ada Pengeboman bukan Berarti Kecolongan

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 07 Desember 2022, 15:53 WIB
Aparat keamanan telah melakukan upaya-upaya pencegahan guna meminimalkan serangan dari kelompok...
MGN/Iwan Gumilar

Pelaku Bom Bunuh Diri Berasal dari Batununggal Bandung

👤Iwan Gumilar (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) 🕔Rabu 07 Desember 2022, 15:53 WIB
Usai dilakukan pemeriksaan awal, kedua orang tua pelaku pengeboman itu dibawa petugas dengan menggunakan kendaraan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya